**Borneonews - Surabaya**, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, melaksanakan pengambilan sumpah serta pelantikan Nurkholis sebagai Pj Bupati Pasuruan dan Taufik Kurniawan sebagai Pj Wali Kota Probolinggo di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada hari Selasa.
Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Dalam Negeri mengenai pengangkatan dan pemberhentian pejabat dengan nomor 100.2.1.3 - 3699 dan nomor 100.2.1.3 - 3756. Dalam sambutannya, Adhy Karyono menjelaskan bahwa proses pelantikan ini sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal 14 Ayat (1) Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 4 Tahun 2024.
Mengacu pada peraturan yang ada, masa tugas Pj Bupati dan Pj Wali Kota diatur selama satu tahun, yang dapat diperpanjang satu tahun berikutnya dengan menggunakan individu yang sama atau berbeda. Adhy menegaskan bahwa dengan dilantiknya kedua pejabat baru ini, mereka kini bertanggung jawab penuh untuk mengawasi berbagai aspek pembangunan dan persiapan pemilihan kepala daerah yang akan berlangsung serentak hingga pelantikan kepala daerah terpilih pada tahun 2024.
Adhy memberikan pengingat penting kepada kedua Pj agar memahami dengan baik tugas dan wewenang mereka, sebagaimana diatur dalam Pasal 65 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang No. 23 Tahun 2014. Mereka diharapkan dapat memimpin pelaksanaan berbagai urusan pemerintahan yang menjadi tanggung jawab daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan berkolaborasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Dalam pernyataannya, Adhy meminta dukungan dari pimpinan DPRD serta forum koordinasi pimpinan daerah untuk menjalankan koordinasi yang efektif dan konstruktif. Hal ini bertujuan untuk menjaga situasi yang kondusif, aman, dan tertib, sehingga proses pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan bisa berjalan dengan baik.
Tidak kalah penting, Adhy meminta agar kedua Pj mengawasi proses penyusunan anggaran untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2025. Ia menekankan pentingnya agar kepala daerah terpilih nantinya sudah memiliki arahan yang jelas dalam menjalankan berbagai program yang telah disusun.
Adhy juga menekankan bahwa mereka harus berperan dalam memfasilitasi serta mengawal persiapan dan pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak pada tahun 2024. Mengingat kondisi politik di Jawa Timur yang dinamis, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat juga menjadi aspek yang tidak boleh diabaikan menjelang pemilihan yang dijadwalkan mulai pada tanggal 27 November.
Ia menambahkan bahwa penting bagi Pj Wali Kota dan Pj Bupati untuk memastikan netralitas aparatur sipil negara dalam lingkungan pemerintahan mereka. Adhy mengingatkan agar pemanfaatan sumber daya dan aset pemerintah dilakukan secara bijaksana, tanpa memihak kepada salah satu calon dalam perhelatan pemilihan.
"Netralitas ASN harus dijaga agar kepala daerah yang terpilih benar-benar sesuai dengan amanat serta harapan masyarakat," ungkapnya.
Sebagai penutup, Adhy mengucapkan terima kasih kepada Pj Wali Kota Probolinggo dan Pj Bupati Pasuruan yang baru dilantik, serta kepada pejabat sebelumnya, atas dedikasi dan pengabdian mereka selama menjalankan tugas. Ia berharap bahwa para pejabat baru ini mampu menjalankan amanah yang diberikan demi kemajuan masyarakat.
"Laksanakan tugas dan pengabdianmu untuk bangsa dan negara, agar dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat," pungkasnya.
ANTARA
Pelantikan Pj Bupati Pasuruan dan Pj Wali Kota Probolinggo, Tugas dan Tanggung Jawab Baru
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







