SEMARANG –
**Borneonews - Temanggung**, Sebanyak empat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berada di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, telah menggelar sebuah bursa kerja yang berlangsung di Gedung Pemuda setempat. Sekolah-sekolah yang terlibat dalam kegiatan ini adalah SMKN Pringsurat, SMKN Jumo, SMK dr Soetomo, dan SMKN 2 Temanggung. Acara ini mendapat dukungan penuh dari Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung, Agus Sujarwo. Ia mengungkapkan rasa apresiasinya terhadap upaya ini sebagai langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat, khususnya melalui lembaga pendidikan kejuruan seperti SMK. Agus Sujarwo berharap agar seluruh perusahaan yang berpartisipasi dalam bursa kerja tersebut dapat berkomitmen untuk merekrut tenaga kerja dari para lulusan SMK di Temanggung. Ia menegaskan bahwa kesempatan ini sangat penting untuk membantu para pencari kerja mendapatkan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi mereka. Pada bursa kerja ini, dihadiri oleh 36 perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan sekitar 1.000 posisi yang tersedia. Ini mencerminkan besarnya kebutuhan tenaga kerja di wilayah tersebut dan harapan untuk menurunkan angka pengangguran yang masih tinggi di Kabupaten Temanggung. Lebih lanjut, Agus menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengatasi permasalahan pengangguran. Ia menyoroti bahwa jumlah lulusan dari SMK jauh lebih banyak dibandingkan dengan peluang kerja yang ada baik di pemerintahan maupun sektor swasta, sehingga menjadi tantangan yang perlu diatasi secara bersama-sama. Salah satu tantangan signifikan yang dihadapi saat ini adalah semakin banyak perusahaan yang beralih ke penggunaan mesin dan teknologi informasi. Hal ini mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manusia. Agus menekankan pentingnya bagi lulusan SMK dan pencari kerja di Temanggung untuk tidak hanya memahami teknologi informasi tetapi juga aktif berpartisipasi dalam peningkatan kompetensi mereka. Dengan demikian, diharapkan bahwa para lulusan SMK dapat siap beradaptasi dengan perubahan industri dan menjadi sumber daya yang berharga bagi perusahaan-perusahaan di masa depan. ANTARA