**Borneonews - Kupang**, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) telah melaksanakan deklarasi bertajuk *Pilkada Damai* di halaman markas Polda NTT. Kegiatan ini melibatkan tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, dan diarahkan untuk menciptakan suasana pemilihan yang aman serta kondusif di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Kapolda NTT Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengajak semua yang hadir untuk memberikan apresiasi kepada ketiga pasangan calon yang terlibat. Ia mengucapkan terima kasih atas komitmen semua pihak dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pelaksanaan Pilkada kali ini.
Kapolda menekankan tiga kata kunci yang menjadi fokus dalam deklarasi tersebut, yaitu Deklarasi, Pilkada, dan Damai. Menurutnya, kata "Deklarasi" berasal dari bahasa Latin yang berarti menjelaskan sesuatu dengan tegas. Kegiatan ini adalah simbol komitmen bersama untuk menjaga keamanan selama proses Pilkada.
Ia juga menjelaskan bahwa *Pilkada* merupakan suatu proses demokratis yang dilaksanakan setiap lima tahun. Tujuannya adalah memilih pemimpin, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, yang mewakili aspirasi masyarakat setempat.
Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan arti dari kata "Damai". Ia menegaskan bahwa kedamaian bukan hanya berarti tidak adanya konflik, tetapi juga menciptakan rasa aman dan harmonis dalam kehidupan sosial masyarakat. Dalam hal ini, kedamaian diawali dari keputusan individu untuk menjalin kedamaian dengan diri sendiri dan lingkungan di sekitar mereka.
Kapolda NTT juga mengingatkan tentang berbagai potensi kerawanan yang mungkin muncul selama tahapan Pilkada. Beberapa di antaranya meliputi kampanye hitam, praktek *politik uang*, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, provokasi, serta politik identitas yang dapat memecah belah masyarakat.
Ia mengimbau semua pihak untuk menjauhkan diri dari provokasi, politik identitas, dan kampanye negatif. Kapolda mengajak semua kalangan untuk bersama-sama menciptakan Pilkada yang damai dan demokratis.
Menghadapi tahapan kampanye yang akan dimulai pada Rabu, 25 September, Kapolda berharap proses tersebut berjalan dengan lancar tanpa ada gesekan atau tindakan provokatif. Ia mengajak seluruh masyarakat NTT untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga suasana yang kondusif selama pelaksanaan Pilkada.
Di akhir sambutannya, Kapolda menekankan pentingnya menolak praktik politik yang berhubungan dengan *SARA*, politik uang, serta politik identitas. Ia mengajak masyarakat untuk lebih mengutamakan ide-ide konstruktif dalam memilih pemimpin yang terbaik bagi NTT. Menurutnya, pemilihan ini bukan soal pengkultusan, melainkan tentang memilih pemimpin yang dapat membawa NTT menuju arah yang lebih baik.
ANTARA
Deklarasi Pilkada Damai Polda NTT Ajak Warga Ciptakan Kondusif
Bagikan:

KUPANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Komentar (0)
Memuat komentar…







