BORNEONEWS, Kotim - Kepala Kantor Kementerian Agama Kotawaringin Timur (Kemenag Kotim), Samsudin, mengimbau jamaah calon haji agar menjaga kesehatan serta kebugaran fisik, dan mempersiapkan diri secara fisik maupun mental untuk menunaikan ibadah haji. Tahun ini diperkirakan cuaca panas akan melanda Arab Saudi saat pelaksanaan ibadah haji.

“Ibadah haji umumnya ibadah bersifat fisik, diperlukan tenaga dan kesehatan yang prima. Sehingga sebelum berangkat para jamaah calon haji perlu menjaga kondisi fisik,” kata Kepala Kemenag Sampit, Samsudin, di Sampit, Senin (8/8/2016).

Menurut Samsudin, ada sedikit yang berbeda pada musim haji kali ini dibandingkan beberapa tahun lalu. Musim haji tahun ini Saudi Arabia akan memasuki musim panas. Temperatur suhu di Saudi Arabia diprediksi akan mencapai 50 hingga 51 derajat celcius.

"Saya imbau, seluruh jamaah calon haji asal Kotim, mempersiapkan fisik secara baik sejak di tanah air. Karena musim haji tahun ini kemungkinan besar akan menghadapi musim panas. Masing-masing jamaah harus mempersiapkan fisik secara lebih baik,” pesan dia.

Selain kondisi cuaca yang ekstrim, juga ada tantangan lain seperti virus yang siap mengancam setiap saat. Sehingga pihaknya juga menghimbau jamaah calon haji melakukan pencegahan agar tidak terserang virus, salah satunya mengurangi kontak-kontak dengan hewan atau hal-hal lainnya yang bisa menyebabkan tertular virus.

Di samping itu, bila calon jemaah memiliki sejumlah penyakit kronik seperti gangguan paru kronik, jantung kronik, ginjal kronik, diabetes mellitus, hipertensi dan penyakit lainnya, perlu mempersiapkan penanganan, misalnya membawa obat yang dibutuhkan.

Sementara itu, sebanyak 146 jamaah calon haji Kabupaten Kotim akan berangkat 20 Agustus 2016. Mereka akan diberangkatkan bersama jamaah calon haji dari tiga kabupaten lainnya, Barito Selatan, Lamandau, dan Kotawaringin Barat menuju Embarkasi Samsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, . (M. RIFQI/N).