SAMARINDA –
**Borneonews - Tenggarong**, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) di Kalimantan Timur tengah mengembangkan langkah-langkah penerapan teknologi elektronik dengan tujuan untuk meningkatkan kelancaran dan efisiensi dalam pelayanan publik. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah interaksi masyarakat dengan pemerintahan di era digital yang semakin berkembang. Menurut Asisten III Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara, Dafip Haryanto, pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (*SPBE*) bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan pemerintahan. Selain itu, proyek ini diproyeksikan dapat mempercepat keterbukaan informasi serta akses layanan publik bagi masyarakat secara umum. Hal ini menjadi sangat penting dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Selain fokus pada *SPBE*, Kabupaten Kutai Kartanegara juga melangkah ke arah pembangunan Smart City. Ini merupakan bagian dari respons pemerintah terhadap tantangan zaman digital, yang mengedepankan kebutuhan untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih terintegrasi, cepat, transparan, dan mudah diakses. Dengan mengimplementasikan konsep kota pintar ini, diharapkan kemampuan pengelolaan kota dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Sebagai bukti komitmen terhadap penerapan layanan berbasis elektronik, Pemkab Kukar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah melaksanakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi penerapan *SPBE* dan pengembangan Smart City secara hibrid. Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antar instansi dalam mewujudkan transformasi digital yang lebih efektif di lingkungan Pemkab Kukar. Dafip Haryanto juga menegaskan harapannya agar implementasi *SPBE* dapat berjalan dengan sinergi antara berbagai instansi. Kerjasama yang baik akan memungkinkan terjadinya reformasi birokrasi yang efektif dan peningkatan kualitas layanan publik di daerah ini. Rapat Koordinasi tersebut berfungsi untuk menyusun strategi serta langkah-langkah konkret dalam percepatan implementasi *SPBE* dan pengembangan konsep Smart City. Selain itu, rapat ini juga bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi di antara instansi terkait serta mengidentifikasi berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan. Plt Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, menyatakan bahwa rapat ini dihadiri oleh sejumlah kepala badan, dinas, camat, dan perwakilan dari berbagai instansi yang relevan. Dalam kesempatan tersebut, turut diundang ahli dari berbagai lembaga, termasuk Institut Teknologi Kalimantan, Badan Siber dan Sandi Negara, Digitama Consulting Yogya, PT Telkom Indonesia, dan PT Lintasarta. Mereka semua menyampaikan materi terkait strategi peningkatan Indeks *SPBE* dan pentingnya kolaborasi dalam program Smart City. ANTARA