BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pihak Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun mulai mengkhawatirkan kondisi asap akibat karhutla. Sejak dua hari ini, kabut asap sudah mulai menggulung kota Pangkalan Bun pada pagi hari. Alhasil, sejumlah penerbangan dan kedatangan pesawat di Bandara Islandar Pangkalan Bun mulai terganggu.
"Kami mulai khawatir dengan kondisi asap ini, jika terjadi seperti tahun 2015, banyak delay bahkan beberapa sempat lumpuh akibt jarak pandang terbatas," ungkap Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Iskandar, Khairul Batubara melalui Kasubag TU UPBU Iskandar Pangkalan Bun, Ade Sutarman di ruang kerjanya, Senin (8/8/2016)
Ia menyebut, jumlah delay pesawat di bandara sangat banyak dan sering terjadi pada 2015. "Nanti datanya kami lagi rekap dulu," jelas dia.
Selain itu, kondisi Bandara Iskandar saat ini tengah dalam peningkatan pelebaran runway. Sejumlah fasilitas seperti lampu landasan terpaksa dinonaktifkan karena terganggu galian jalur runway. "Tidak ada asap saja kami saat ini ada beberapa peralatan yang kurang berfungsi, apalagi ditambah ada bencana kabut asap," kata dia.
Tercatat, Ada tiga maskapai penerbangan pagi tadi delay karena terganggu kabut asap. Jarak pandang hanya berjarak 100 meter di runway 13 Bandara Iskandar Pangkalan Bun. (CECEP HERDI/m)








