JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta, Kesit Budi Handoyo, mengungkapkan penyesalannya terkait pemblokiran rekening organisasi yang berlangsung selama satu pekan. Pemblokiran ini dilakukan secara sepihak oleh pihak Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Harmoni, Jakarta Pusat. Situasi ini terungkap ketika staf sekretariat PWI Jaya, Gahrif, berusaha untuk mencairkan cek guna mendukung kebutuhan operasional organisasi. Sayangnya, saat pencairan berlangsung, mereka menemukan bahwa rekening tersebut telah diblokir tanpa disertai pemberitahuan yang memadai sebelumnya. Kesit menjelaskan bahwa setelah kejadian tersebut, PWI Jaya segera melakukan klarifikasi agar masalah ini dapat diselesaikan secara transparan. Dalam penjelasannya, manajemen BNI mengatakan bahwa pemblokiran akun tersebut didasarkan pada surat yang dikirim oleh individu yang mengaku sebagai Pelaksana Tugas Ketua PWI Jaya. Surat yang menjadi dasar pemblokiran itu diketahui ditandatangani oleh Ariandono Dijan Winardi dan Wilson Lumi selaku sekretaris. Peristiwa ini tentu menimbulkan kebingungan di antara pengurus internal PWI Jaya, sebagaimana diungkapkan oleh Kesit. Menanggapi keanehan ini, Kesit bersama Sekretaris PWI Jaya, Arman Suparman, mengambil langkah tegas dengan mengajukan keberatan. Mereka melengkapi berbagai dokumen pendukung yang diperlukan untuk membuktikan keabsahan kepengurusan mereka selama ini. Kesit menegaskan bahwa mereka terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak manajemen BNI untuk menemukan solusi dari permasalahan ini. Pada hari Senin, 23 September, upaya komunikasi tersebut sayangnya masih belum membuahkan hasil yang diharapkan. Namun, di pagi hari pada hari Selasa, setelah PWI Jaya melengkapi data-data yang diminta, pihak BNI akhirnya membuka blokir rekening tersebut. Kesit menambahkan bahwa sumber dana yang terdapat dalam rekening PWI Jaya merupakan hasil kerja sama dengan mitra dan sponsor, yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan permasalahan yang dihadapi oleh PWI Pusat usai pemecatan Hendry Ch. Bangun oleh Dewan Kehormatan PWI Pusat. "Organisasi ini telah dan akan terus menjalankan kegiatan operasionalnya secara independen dan tanpa kendala keuangan," tegas Kesit, menutup pembicaraannya. ANTARA