**Borneonews - Jakarta**, Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa pendaratan perdananya di Bandara Nusantara, yang terletak di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, berlangsung dengan sangat lancar.
"Alhamdulillah, ini adalah pendaratan pertama yang semuanya berjalan baik. Semua proses pendaratan berjalan lancar, dan ini merupakan kali pertama saya tiba di Bandara Nusantara. Proses turun dari pesawat sangat mulus," ujar Jokowi saat memberikan keterangan kepada media di Bandara Nusantara pada hari Selasa.
Dalam pendaratan tersebut, Presiden menggunakan pesawat kepresidenan jenis RJ-85. Kendati Bandara Nusantara tidak memiliki ukuran yang terlalu besar, Presiden menegaskan bahwa fasilitas yang tersedia sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan saat ini.
Selanjutnya, Presiden Jokowi menyatakan rencananya untuk mencoba melakukan penerbangan dari Bandara Nusantara dalam kunjungan selanjutnya ke daerah lain. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk lebih mendalami dan memanfaatkan infrastruktur baru di IKN.
Kedatangan Presiden di Bandara Nusantara disambut oleh berbagai pejabat penting, termasuk Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Plt. Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni, dan Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik. Juga hadir Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Nanang Avianto, serta pejabat lainnya.
Presiden Jokowi dijadwalkan kembali berkantor di IKN dalam beberapa hari ke depan untuk melaksanakan berbagai kegiatan, yang mencakup peletakan batu pertama dan peresmian proyek investasi yang berasal dari investor baik lokal maupun asing. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan infrastruktur dan investasi di Ibu Kota baru Indonesia.
ANTARA
Presiden Joko Widodo Pendaratan Perdana di Bandara Nusantara
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Meski Awal Musim Hujan di Kapuas Diprediksi November, El Nino Berpotensi Kurangi Intensitas Hujan hingga 2027
Induk Orangutan Terluka Tetap Jaga Anaknya di Tengah Kepungan Karhutla Desa Kandan Kotim
664 Hektare Eks Konsesi PWN di Lamandau Terbakar
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Komentar (0)
Memuat komentar…







