SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota DPRD Kotawaringin Timur Riskon Fabiansyah meminta aparat keamanan meningkatkan pengawasan dalam rangka menekan aksi tindak kriminalitas.

Riskon menilai pengawasan terhadap aksi kriminalitas masih perlu ditingkatkan baik melalui program patroli rutin atau kegiatan keamanan lainnya guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Saya melihat, upaya aparat keamanan dan pemerintah memang masih perlu ditingkatkan lagi. Salah satunya bisa dengan melakukan program patroli rutin di titik-titik yang bisa dipandang rawan tindak kejahatan terutama di jam-jam malam," kata Riskon Fabiansyah, Selasa, 24 September 2024.

Riskon menyampaikan, salah satu kasus yang sedang sempat ramai kemarin adalah kasus pembegalan yang menimpa seorang wanita di Jalan Wengga Metropolitan. Aksi tindak kriminalitas tersebut terjadi pada saat subuh hari.

"Salah satu faktor terjadinya aksi kriminalitas ini adalah minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) dan jalanan yang sepi dari lalu lintas pengguna jalan," ucapnya.

Riskon pun mengaku sudah sering menyuarakan masalah minimnya PJU ini kepada pemerintah daerah melalui dinas terkaitnya. Salah satunya, lanjut Riskon, seperti di jalan Pemuda yang kerap terjadi aksi kriminalitas akibat kurangnya penerangan jalan.

Dirinya pun berharap agar pemerintah daerah bisa segera mengupayakan memfasilitasi jalan-jalan yang dianggap rawan akibat minimnya penerangan. Kondisi ini bertolak belakang dengan misi kepala daerah yakni Kotim Terang.

"Jangan sampai minimnya penerangan jalan ini membuat warga kita yang menjadi korban kejahatan. Padahal fungsi PJU ini penting, selain untuk mencegah tindak kejahatan, juga untuk menekan angka kecelakaan," tutupnya.  (Ari)