**Borneonews - Bengkulu**, Gubernur Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah, mengungkapkan bahwa Program Reforma Agraria yang terus digencarkan oleh pemerintah telah terbukti efektif dalam menangani konflik agraria. Dia menyatakan rasa terima kasihnya kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, terutama dalam implementasi Program Strategis Reforma Agraria (PTSL).
Menurut Rohidin, dampak program ini sangat signifikan, terlihat dari penurunan jumlah konflik agraria, kenaikan nilai tanah, serta kejelasan dalam hak milik. Dia menjelaskan bahwa tanah itu lebih dari sekadar ruang fisik untuk berdiri, melainkan merupakan simbol kehidupan dan identitas bagi setiap individu dan komunitas. Tanah juga menjadi tempat bagi masyarakat untuk bertani, membangun tempat tinggal, dan mewariskan kesejahteraan kepada generasi yang akan datang. Namun, di balik potensi tersebut, masalah agraria kerap menjadi sumber konflik yang berkepanjangan.
Gubernur Rohidin menekankan bahwa reforma agraria merupakan langkah strategis pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di bidang agraria, termasuk di wilayah Bengkulu. Program ini tidak hanya berfokus pada kejelasan hak milik tetapi juga bertujuan untuk menciptakan peluang agar masyarakat dapat hidup lebih sejahtera dan damai di atas tanah yang sah milik mereka.
Lebih jauh, Rohidin menjelaskan bahwa redistribusi lahan dalam kerangka reforma agraria memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Melalui inisiatif ini, masyarakat diundang untuk memperoleh sertifikat tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Dengan redistribusi lahan ini, mereka yang sebelumnya bergulat dalam konflik hak kepemilikan tanah kini bisa lebih tenang dan lebih fokus mengembangkan usaha mereka.
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Rohidin dalam rangka memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang ke-64 yang berlangsung pada tahun 2024. Keberhasilan program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat serta menciptakan keharmonisan dalam pengelolaan tanah dan sumber daya agraria di Bengkulu.
ANTARA
Program Reforma Agraria Bantu Atasi Konflik Agraria di Bengkulu
Bagikan:

BENGKULU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







