BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) untuk peringatan hari ulang tahun HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Lamandau 2016 terus jalani gembelengan. Mereka yang bertugas menaikkan dan menurunkan bendera merah putih pada 17 Agutus 2016 itu, akan melewati masa pelatihan selama kurang lebih dua pekan, terhitung sejak 30 Juli 2016.
"Persiapannya terus kita lakukan, saat ini sudah 45 persen. Jika sebelumnya mereka (paskibraka) hanya latihan di Lapangan Kartawana dan juga halaman GPU Lantang Torang, Senin (8/8/2016) sudah mulai berlatih di halaman kantor Bupati Lamandau," ungkap Ketua Panitia Paskibraka Lamandau, Holides, saat dikonfirmasi di sela-sela latihan, di Nanga Bulik, Senin (8/8/2016).
Memang untuk sebelumnya, lanjut dia, dengan pelatih dari unsur TNI dan Polri, latihan hanya difokuskan untuk keseragaman serta kekompakan baris berbaris. "Tetapi hari ini langsung latihan untuk penempatan posisi, baik untuk pasukan 17, pasukan 8 (pembawa bendera) maupun pasukan 45."
Selain itu, sambung Holides, Selasa (9/8/2016) mereka akan melakukan latihan dengan membawa bendera latihan.
Diketahui, 72 orang paskibraka kabupaten Lamandau tahun ini diambil dari seluruh SLTA yang ada di Lamandau.
"Setiap sekolah SLTA kita ambil perwakilannya. Rata-rata mereka dari kelas II," sebutnya.
Dari pantauan Borneonews, puluhan anggota Paskibraka Lamandau tersebut sangat serius mengikuti seluruh porsi latihan. Kesemuanya tampak mengikuti seluruh intruksi pelatih. (HENDI NURFALAH/N).








