BATAM –
**Borneonews - Natuna**, Pemerintah Kabupaten Natuna di Kepulauan Riau (Kepri) telah menjalin kerja sama dengan sejumlah komunitas untuk mengembangkan promosi objek wisata yang ada di daerah tersebut. Langkah ini diharapkan dapat mendatangkan lebih banyak wisatawan ke Natuna. Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, menjelaskan bahwa inisiatif kolaborasi ini bertujuan untuk memperkenalkan keindahan objek wisata Natuna kepada khalayak di luar daerah. Ia berharap upaya ini akan berdampak positif terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Sekretaris Dinas Pariwisata Natuna, Wan Abdul Halim, menjelaskan bahwa total ada lima komunitas yang terlibat dalam kerjasama ini. Penandatanganan kontrak kerja sama dilakukan pada sore hari di Kecamatan Bunguran Timur. Dalam kesepakatan ini, Dinas Pariwisata bertindak sebagai pihak pertama yang akan memberikan informasi terkait kebijakan serta program pariwisata. Selain itu, Dinas Pariwisata juga mendukung kegiatan promosi yang dijalankan oleh komunitas sebagai pihak kedua. Dalam kontrak tersebut, Dinas Pariwisata akan menyediakan fasilitas dan sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitas promosi. Mereka juga akan mengawasi pelaksanaan promosi, memastikan bahwa kegiatan yang dijalankan oleh komunitas melalui media sosial sesuai dengan aturan dan tujuan pengembangan pariwisata di Natuna. Sementara itu, kewajiban komunitas dalam kesepakatan ini adalah untuk mengembangkan dan menyebarluaskan konten promosi wisata melalui platform media sosial mereka. Hal ini dirancang untuk memperluas jangkauan informasi pariwisata di kalangan masyarakat secara umum. Wan Abdul Halim menambahkan bahwa setiap konten yang diunggah oleh komunitas hendaknya menyertakan *hashtag* khusus, yakni *SongGiNatuna*. Dengan cara ini, konten promosi objek wisata di Natuna dapat lebih mudah diakses oleh publik. Ia juga menegaskan bahwa kontrak yang telah ditandatangani bersifat tidak mengikat. Perjanjian ini dimaksudkan sebagai bentuk kerjasama moral, di mana komunitas tidak terbebani untuk terus-menerus mempromosikan objek wisata Natuna, melainkan cukup menyertakan *hashtag* ketika mereka mengadakan kegiatan di lokasi wisata. Melalui kerja sama ini, pemerintah berharap dapat memaksimalkan promosi pariwisata dan memperluas jangkauan informasi baik kepada wisatawan domestik maupun internasional. Saat ini, pemerintah belum memiliki anggaran untuk membayar komunitas, sehingga kolaborasi ini sepenuhnya bergantung pada inisiatif dan dukungan dari komunitas yang terlibat. ANTARA