**Borneonews - Garut**, Pemerintah Kabupaten Garut, yang terletak di Jawa Barat, telah mengambil langkah sigap dalam menanggapi bencana gempa bumi yang melanda daerah tersebut. Mereka telah mendirikan dua posko utama sebagai pusat distribusi bantuan bagi para korban, dengan tujuan untuk memastikan bahwa bantuan yang diterima dikelola secara terorganisir dan tepat sasaran.
Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyatakan bahwa dua posko tersebut berada di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta posko utama yang berlokasi di Kecamatan Pasirwangi. Menurutnya, banyak pihak, termasuk pemerintah dari daerah lain seperti Kabupaten Sumedang, komunitas swasta, organisasi masyarakat, dan berbagai komunitas lainnya, telah berkontribusi dalam memberikan bantuan untuk korban gempa di Garut.
Seluruh bantuan yang diterima dari berbagai pihak tersebut akan disalurkan melalui posko, sehingga diharapkan pendistribusiannya dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu. "Kami menerapkan sistem satu pintu dalam pendistribusian agar semua bantuan bisa teralokasikan dengan efektif," tegas Barnas. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setiap bantuan yang masuk tidak akan disimpan, melainkan langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana di enam kecamatan yang terkena imbas gempa.
Barnas juga mengingatkan agar setiap bantuan yang masuk difokuskan untuk kepentingan penanganan segera bagi para korban. "Jangan sampai bantuan yang diterima hanya tersimpan. Kami akan langsung memanfaatkan bantuan tersebut," ujarnya. Ia juga mengajak pihak-pihak yang ingin memberikan bantuan agar menyalurkannya melalui posko resmi yang telah disiapkan oleh Pemkab Garut agar bisa lebih terencana dan terarah.
Di samping itu, pemerintah daerah juga sudah mempersiapkan berbagai bentuk bantuan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal penyediaan makanan selama masa tanggap darurat. Dana dari biaya tak terduga (BTT) juga disiapkan untuk membantu penanganan bencana ini, dengan prioritas utama pada mereka yang sangat membutuhkan.
Sekretaris Daerah, yang juga menjabat sebagai Kepala BPBD Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyampaikan bahwa mereka telah mulai memberikan bantuan makanan kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Pasirwangi yang mengalami dampak paling parah dari gempa tersebut. Ia menambahkan dengan bersyukur bahwa mereka juga mendapatkan dukungan dari Baznas, yang telah mendirikan dapur umum untuk mendukung aparat di lapangan.
Salah satu inisiatif bantuan datang dari kalangan pengusaha melalui Yayasan Garut Butuh Penyegaran (YGBP), yang turut serta menyalurkan bantuan pangan dan alat kebersihan. Selain itu, mereka juga berencana untuk membantu dalam pembangunan masjid yang rusak akibat bencana ini. "Kami berkomitmen untuk kembali membangun masjid yang saat ini dalam kondisi tidak layak setelah terkena dampak gempa," ungkap pendiri YGBP, Dudung Sudiana.
ANTARA
Pemkab Garut Kordinasi Pendistribusian Bantuan Korban Gempa
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







