GORONTALO –
**Borneonews - Gorontalo**, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Gorontalo telah menggelar deklarasi kampanye damai yang melibatkan empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai persiapan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan berlangsung pada tahun 2024. Deklarasi tersebut berlangsung di Kota Gorontalo dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Penjabat Gubernur Rudy Salahuddin, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan dari partai politik yang mengusung calon-calon gubernur dan wakil gubernur. Ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo, Idris Usuli, mengungkapkan bahwa tujuan dari deklarasi ini adalah untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran yang dapat dilakukan selama masa kampanye, baik oleh pasangan calon, partai politik, maupun tim sukses mereka. Sejak ditetapkannya pasangan calon dan dilakukan pencabutan nomor urut, Bawaslu telah melaksanakan pengawasan secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa dengan dimulainya deklarasi kampanye, pelaksanaan kampanye juga akan segera dimulai. Bawaslu berkomitmen untuk memastikan bahwa proses pemilihan berlangsung dengan jujur, adil, dan merata. Hal ini penting agar keadilan dalam pelaksanaan kampanye benar-benar dapat terjaga. Dalam kesempatan ini, Bawaslu mengingatkan beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya adalah larangan bagi pasangan calon untuk menghadirkan anak kecil dalam acara kampanye. Selain itu, Bawaslu meminta semua pasangan calon untuk segera menertibkan alat peraga sosialisasi yang telah dipasang sebelumnya selama beberapa hari terakhir. Tindakan ini dilakukan guna mencegah terjadinya kampanye yang dilakukan di luar jadwal yang telah ditentukan oleh KPU. Naskah deklarasi damai yang dibacakan dalam acara ini mencakup komitmen untuk mewujudkan pilkada yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Di dalamnya juga terdapat penekanan untuk melaksanakan kampanye dengan aman, tertib, dan damai, serta menjunjung integritas tanpa adanya penyebaran *hoaks*, penolakan terhadap politisasi SARA, dan praktik politik uang. Pasangan calon juga diharuskan untuk mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam setiap tahap kampanye. Terkait Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo, terdapat empat pasangan calon yang akan berlaga. Pasangan nomor urut 1 adalah Tonny Uloli dan Marten Taha, diikuti oleh Nelson Pomalingo dan Moh. Kris Wartabone pada nomor urut 2. Pasangan nomor urut 3 terdiri dari Hamzah Isa dan Abdurrahman Abubakar Bahmid, sedangkan nomor urut 4 diisi oleh Gusnar Ismail dan Idah Syahidah Rusli Habibie. ANTARA