PALU –
**Borneonews - Parigi, Sulawesi Tengah**, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Pemkab Parimo) menekankan pentingnya literasi metrologi bagi masyarakat. Hal ini dianggap krusial mengingat kebutuhan untuk memahami pengukuran dalam perdagangan, baik di pasar maupun di berbagai tempat lainnya. Dalam sebuah acara peluncuran program kepedulian masyarakat terhadap metrologi legal, Penjabat Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, menjelaskan bahwa metrologi berkaitan erat dengan pengukuran serta kalibrasi. Ia menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai akurasi timbangan yang digunakan dalam aktivitas perdagangan sehari-hari. Richard menjelaskan bahwa program ini diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Parigi Moutong. Ia meyakini bahwa program tersebut akan sangat bermanfaat bagi konsumen serta para pedagang. Upaya ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang betapa pentingnya metrologi legal dalam hidup sehari-hari. Kesadaran ini sangat penting tidak hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga bagi konsumen untuk lebih peka terhadap akurasi alat ukur yang mereka gunakan dalam setiap transaksi. Metrologi legal sendiri merupakan disiplin ilmu yang mengatur tentang pengukuran serta alat-alat ukur yang dipakai, termasuk timbangan yang sering digunakan dalam kegiatan perdagangan. Oleh karena itu, metrologi legal memiliki peranan penting dalam memastikan keadilan dan akurasi dalam transaksi perdagangan, sehingga dapat terhindar dari praktik yang merugikan salah satu pihak. Pemerintah daerah, melalui instansi teknis terkait, berkomitmen untuk memperluas pengetahuan masyarakat mengenai metrologi. Richard Arnaldo menyatakan bahwa keberadaan program ini adalah langkah pemerintah daerah dalam melindungi hak-hak konsumen dan menciptakan iklim usaha yang sehat dan adil. Dia juga mengingatkan para pedagang, yang merupakan pengguna alat ukur dalam kegiatan jual beli, untuk selalu menakar produk sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Meskipun aktivitas jual beli saat ini berjalan baik, Richard menegaskan bahwa kejujuran dalam menakar dan menimbang produk tetap harus dijunjung tinggi. "Harapan kami adalah terciptanya perdagangan yang sehat. Disperindag memiliki peran penting dalam memastikan keadilan dalam transaksi, dan untuk meluruskan setiap kesalahan yang mungkin terjadi dalam aspek takaran dan timbangan," tuturnya. ANTARA