**Borneonews - Rangkasbitung**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak telah melaksanakan sebuah deklarasi untuk memastikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) bupati dan wakil bupati Lebak pada tahun 2024 berlangsung secara damai. Inisiatif ini bertujuan untuk menjamin agar seluruh proses demokrasi dapat dilaksanakan dengan jujur, adil, dan rahasia.
Ketua KPU Kabupaten Lebak, Dewi Hartini, dalam sambutannya, menekankan pentingnya komitmen dari semua pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk mematuhi prinsip-prinsip yang telah ditetapkan dalam deklarasi pilkada damai ini. Kegiatan tersebut digelar di Kantor KPU di Rangkasbitung dan dihadiri oleh berbagai calon yang akan berkompetisi di pilkada mendatang.
Terdapat tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yang turut berpartisipasi dalam deklarasi tersebut. Pasangan pertama adalah Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Amir Hamzah, yang mendapatkan dukungan dari partai-partai seperti PKB, Golkar, PPP, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, serta Partai Perindo. Pasangan kedua, Dede Supriyadi dan Virnie Syafitri, didukung oleh Partai Nasdem. Selain itu, pasangan nomor urut tiga Sanuji Pentamarta dan Dita Fajar Bayhaqi, yang didukung oleh PKS, Gerindra, Partai Garda Republik Indonesia, dan Partai Solidaritas Indonesia juga hadir.
Dewi Hartini menekankan agar semua pasangan calon dan partai pendukung dapat menjalankan kampanye dengan lancar, tertib, dan damai, tanpa menyebarkan informasi yang tidak benar, serta menghindari politisasi yang berkaitan dengan ras, agama, dan antar golongan (SARA) serta praktik politik uang.
Lebih lanjut dikatakan bahwa pada 27 November 2024, seluruh pasangan calon bupati dan wakil bupati Lebak akan bersaing secara sah untuk mendapatkan dukungan suara dari masyarakat. Dewi percaya bahwa masing-masing pasangan calon memiliki niat tulus dalam menjaga kedamaian, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta membangun daerah yang lebih baik.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lebak, KH Ahmad Hudori, menyampaikan bahwa masyarakat Lebak dikenal sangat menghargai pilkada damai. Hal ini disebabkan oleh sifat religius warga yang mencegah terjadinya konflik selama proses pemilihan berlangsung.
Hudori menambahkan bahwa masyarakat Kabupaten Lebak memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan, kerukunan, dan keharmonisan, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathoniyah. Ia juga menggarisbawahi bahwa selama ini wilayah tersebut telah aman, damai, dan dalam kondisi yang kondusif. Ia berharap agar pelaksanaan pilkada dapat berlangsung dengan jujur dan adil.
ANTARA
Deklarasi Pilkada Damai di Lebak, Jamin Pemilihan yang Adil
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Armada Logistik Mulai Beralih ke Listrik, DHL Tambah 30 Mobil EV
Dua Kasus Lakalantas Terjadi saat Kabut Asap Tebal di Sampit, Dua Orang Tewas
16.387 Personel Karhutla di Kalteng Dapat Jaminan Layanan Kesehatan Gratis
Maignan Dikartu Merah, AC Milan Dihajar Bournemouth 3-0
Komentar (0)
Memuat komentar…







