JAYAPURA –
**Borneonews - Sentani**, Pemerintah Kabupaten Jayapura di Papua mengajak masyarakat Orang Asli Papua (OAP) untuk ikut serta menjaga keberlanjutan sumber pangan lokal. Langkah ini diharapkan dapat membantu meredam inflasi yang kini melanda daerah tersebut, terutama di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok yang dirasakan oleh masyarakat. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jayapura, Suliyono, saat memberikan keterangan di Sentani, menyatakan pentingnya masyarakat untuk kembali memprioritaskan konsumsi makanan lokal seperti sagu, jagung, dan berbagai jenis umbi-umbian. Menurutnya, jika masyarakat terbiasa dengan pola konsumsi makanan lokal, ketergantungan terhadap beras sebagai makanan pokok dapat berkurang, yang pada gilirannya dapat menekan inflasi. Harga bahan kebutuhan pokok, terutama beras, saat ini tercatat mencapai antara Rp15.000 hingga Rp17.000 per kilogram. Hal ini menjadi salah satu faktor yang memicu adanya inflasi di kabupaten tersebut. Dalam upaya menanggulangi masalah ini, Suliyono menyebutkan bahwa pihaknya terus melakukan kampanye tentang pentingnya mengonsumsi makanan lokal dalam setiap kesempatan pertemuan dengan masyarakat di berbagai kampung. "Keberagaman cara penyajian makanan lokal seperti sagu, jagung, dan umbi-umbian sangat penting. Kita bisa berkreasi, menjadikan hidangan tidak monoton dan lebih menarik sehingga lebih enak dan layak untuk dikonsumsi," paparnya. Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa kandungan gizi dari makanan lokal sangat baik dan sehat, sekaligus rendah gula, sehingga cocok dikonsumsi oleh semua kalangan, termasuk mereka yang memiliki penyakit tertentu seperti diabetes. Suliyono juga menegaskan bahwa makanan sehat dan bergizi tidak harus mahal, karena banyak di antaranya dapat ditemukan di sekitar lingkungan. Ia mendorong orang tua untuk mengajarkan kepada anak-anak tentang nilai-nilai makanan lokal, agar mereka tidak terlalu bergantung pada makanan instan dan beras. Dengan berbagai inisiatif tersebut, diharapkan masyarakat OAP dapat memahami pentingnya memanfaatkan sumber pangan lokal demi kesejahteraan bersama dan ketahanan pangan daerah. ANTARA