BANJARMASIN –
**Borneonews - Tabalong**, Pemerintah Kabupaten Tabalong yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk menurunkan angka stunting hingga mencapai 7,60 persen pada bulan Agustus 2024. Dalam upaya tersebut, dua desa di daerah ini telah berhasil meraih status sebagai desa bebas stunting, yaitu Desa Lano yang berada di Kecamatan Jaro dan Desa Kinarum di Kecamatan Upau. Penjabat Bupati Tabalong, Hamidah Munawarah, menjelaskan bahwa pemkab telah secara bertahap menurunkan prevalensi stunting dari angka 17,65 persen pada tahun 2019 menjadi 7,60 persen yang ditargetkan pada tahun 2024. “Kami berkomitmen untuk terus mengurangi angka stunting di wilayah kami,” ujar Hamidah di sela-sela keterangannya. Ia juga menjelaskan bahwa Pemkab Tabalong telah melakukan serangkaian upaya spesifik dan sensitif mulai bulan Juni 2024. Dari 1.192 balita yang menjadi sasaran, sebanyak 235 balita telah sembuh dari kondisi stunting, meninggalkan 957 balita yang masih memerlukan penanganan khusus hingga Agustus 2024. Dalam acara evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Hamidah melaporkan bahwa penanganan stunting merupakan salah satu indikator penting yang dinilai, selain masalah inflasi, tingkat pengangguran terbuka, kemiskinan ekstrem, dan penyerapan anggaran. Penilaian ini dilakukan oleh tim dari Kemendagri pada triwulan kedua. Mengenai inflasi, ia menjelaskan bahwa stabilitas ekonomi di Kabupaten Tabalong tetap terjaga dan berada di bawah angka inflasi nasional. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik untuk periode Juni hingga Agustus 2024, inflasi di Kabupaten Tabalong tercatat sebesar 2,11 persen. Komoditas seperti cabai, bawang, dan kedelai menjadi pendorong utama inflasi di daerah ini. Hamidah menekankan bahwa Pemkab Tabalong telah mengambil langkah-langkah konkret untuk mengendalikan inflasi, termasuk penyimpanan cadangan pangan dan distribusi pupuk bersubsidi. Selain itu, penyelesaian masalah pengangguran juga menjadi fokus pemerintah daerah dengan intervensi yang efektif, meskipun jumlah pengangguran di Kabupaten Tabalong saat ini tercatat mencapai 1.521 orang. ANTARA