BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih yang berlokasi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menyatakan komitmennya untuk memastikan layanan distribusi air tetap berfungsi dengan baik selama musim kemarau yang sedang berlangsung. Direktur Utama PAM Bandarmasih, Muhammad Ahdiat, mengonfirmasi hal ini dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Banjarmasin. Ia menjelaskan bahwa meskipun kini telah memasuki fase kemarau, ketersediaan *water supply* atau air baku di daerah tersebut masih dalam kondisi yang aman dan layak untuk diproses menjadi air bersih. "Walaupun status siaga telah ditetapkan, kami masih memiliki sumber air baku di intake PAM Bandarmasih yang terbukti bebas dari kontaminasi air laut," ungkap Ahdiat. Ia menambahkan bahwa berdasarkan analisis tim di lapangan, pada pukul 05.00 WITA, kadar air garam sempat mengalami peningkatan menjadi 228 ppm, tetapi kemudian kembali normal ke angka 250 ppm, yang menunjukkan bahwa sumber air baku tersebut masih dalam ambang batas aman. Lebih lanjut, Ahdiat menjelaskan bahwa penerapan status siaga bertujuan untuk mempersiapkan tim di lapangan agar dapat merespons dengan cepat jika intrusi air laut meningkat. Tim akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi situasi tersebut. "Kami meningkatkan frekuensi pengecekan di berbagai intake seperti Sungai Bilu, Sungai Lulut, Sungai Tabuk, dan Pematang agar layanan kami tidak terganggu," jelasnya. Ia menunjukkan rasa syukurnya, karena intake di Sungai Tabuk dan Pematang hingga saat ini masih aman dari masuknya air garam. Dari pengalaman sebelumnya, kedua intake tersebut tidak terdampak intrusi air laut. Ahdiat menegaskan bahwa jika kadar air garam di intake tidak memenuhi standar, pihaknya akan segera mengambil tindakan antisipatif. Langkah tersebut termasuk mencampurkan air baku dari Intake Sungai Tabuk dan Pematang dengan air baku yang berasal dari Intake Sungai Bilu agar kadar air garam dapat diturunkan sebelum diproses lebih lanjut. "Namun, saat ini masih dalam kondisi aman, karena kadar air garam di Intake Sungai Bilu tetap di bawah batas yang ditetapkan," imbuhnya. Ia juga menekankan kepada para pelanggan agar tidak perlu khawatir tentang kemungkinan gangguan dalam distribusi air bersih. PAM Bandarmasih berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik sehingga pelanggan dapat terus menikmati layanan tanpa hambatan. "Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kelangsungan layanan, dan jika terjadi gangguan, kami akan berupaya meminimalkan dampaknya," tutup Ahdiat. ANTARA