BORNEONEWS, Tamiang Layang - Turnamen Sepak Bola Mangkarap Cup XIII segera digelar Oktober 2024 nanti. Turnamen tahunan yang diprakarsai Pemerintah Desa Mangkarap dan Karang Taruna tersebut, menjadi panggung bagi para pemuda dan tim-tim lokal untuk menunjukkan kemampuan, strategi, dan tentu saja, semangat juang.
Kepala Desa Mangkarap, Herianto, mengumumkan bahwa pendaftaran tim peserta akan dibuka mulai 25 September hingga 6 Oktober 2024. Pertandingan pertama sendiri akan dimulai pada 10 Oktober 2024, di lapangan yang sudah dikenal sebagai pusat kegiatan olahraga desa, Lapangan Sarunai Rami.
“Turnamen ini adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak tim dari berbagai desa di sekitar Mangkarap. Kami berharap partisipasi yang lebih besar dari tahun sebelumnya, dan dengan hadiah yang kami tawarkan, saya yakin persaingan akan semakin sengit,” ujarnya, Selasa, 24 September 2024.
Berbicara tentang hadiah, Mangkarap Cup kali ini menawarkan hadiah yang cukup menggiurkan. Dengan total uang pembinaan sebesar Rp20 juta, ditambah trofi dan piala bergilir, setiap tim memiliki alasan kuat untuk memberikan yang terbaik. Pemenang akan membawa pulang kebanggaan, namun lebih dari itu, gelar juara juga berarti kehormatan bagi desa mereka.
Selain hadiah utama untuk juara pertama hingga keempat, turnamen ini juga memberikan apresiasi khusus bagi pemain dengan pencapaian individu, seperti pencetak gol terbanyak dan pemain terbaik. Dengan pendaftaran sebesar Rp750 ribu per tim, Herianto yakin bahwa partisipasi akan tetap tinggi.
--page
"Turnamen ini adalah kesempatan bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan dan menunjukkan bakat mereka,” tambah Herianto.
Di tengah persiapan yang dilakukan oleh panitia, dukungan dari warga desa terasa semakin kuat. Mangkarap Cup XIII bukan hanya menjadi ajang olahraga, tapi juga perayaan kebersamaan yang mempererat hubungan antarwarga. Setiap tahun, turnamen ini berhasil membangkitkan semangat gotong royong, mulai dari persiapan lapangan hingga penyelenggaraan pertandingan.
Sebentar lagi, lapangan hijau Desa Mangkarap akan dipenuhi teriakan semangat, suara peluit wasit, dan tepuk tangan penonton. Mangkarap Cup XIII akan menjadi bukti bahwa sepak bola desa tak pernah kehilangan pesonanya, tetap menjadi ajang yang menyatukan dan menghidupkan semangat kompetisi sehat. (AGUSTINUS BOLE MALO/J)









