**Borneonews - Jakarta**, Rumah Sakit Polri mengonfirmasi bahwa dua dari tujuh jenazah yang ditemukan di Kali Bekasi, tepatnya di Jatiasih, Kota Bekasi, pada hari Minggu, 22 September 2024, telah berhasil teridentifikasi.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulijartono, menyatakan bahwa identifikasi kedua jenazah ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian. "Dua jenazah yang teridentifikasi adalah Ahmad Davi dan Muhammad Rizki," ujarnya.
Lebih lanjut, Prima menjelaskan proses identifikasi dimulai dari jenazah Muhammad Rizki, seorang pemuda berusia 19 tahun yang bertempat tinggal di Kampung Bojong Menteng, Rawa Lumbu, Kabupaten Bekasi. Identifikasi dilakukan berdasarkan sejumlah faktor, yaitu gigi, sidik jari, serta metode medis dan properti yang ditemukan bersamanya.
Sedangkan jenazah kedua atas nama Ahmad Davi, yang berusia 16 tahun dan berasal dari Bantar Gebang Utara, Kota Bekasi, teridentifikasi dengan cara yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa tim medis melakukan evaluasi yang komprehensif untuk memastikan keakuratan identifikasi.
Prima menekankan bahwa kedua kasus ini telah ditangani dengan prinsip kehati-hatian dalam setiap tahap identifikasi. "Tim kami berkomitmen untuk memastikan penyebab kematian melalui proses yang cermat dan terukur," tambahnya.
Sementara itu, untuk lima jenazah yang masih belum teridentifikasi, Prima menjelaskan bahwa terdapat beberapa data yang tidak sesuai dan memerlukan verifikasi lebih lanjut. "Kami masih terus mengumpulkan data ante mortem dari keluarga untuk memperlancar proses identifikasi," katanya.
Kendala utama dalam proses identifikasi adalah mencocokkan data ante mortem dan post mortem. "Data-data tersebut harus benar-benar *match*. Jika terdapat ketidaksesuaian, kami belum dapat menyimpulkan bahwa jenazah tersebut sudah teridentifikasi," tuturnya.
Peristiwa penemuan jenazah ini terjadi di belakang Masjid Al Ikhlas Perumahan Pondok Gede Permai, Jatirasa, Jatiasih pada pukul 06.00 WIB dan dilaporkan kepada pihak berwenang sekitar satu jam setelahnya. Polisi mencurigai bahwa penemuan tujuh mayat ini terkait dengan aksi tawuran, terutama karena pada saat itu pihak kepolisian sedang melaksanakan patroli untuk mencegah potensi kericuhan.
ANTARA
Dua Jenazah Teridentifikasi di Kasus Penemuan di Kali Bekasi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Dua Tunggal Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters
Menperin Yakin Produk UMKM Ramah Lingkungan RI Tembus Pasar Global
Yusril: Kebijakan Publik Harus Berorientasi Kepentingan Masyarakat
Raharjati Nursamsa Raih Perak World Climbing Series di Chile
ISPU Kapuas Melonjak dari 1.657 ke 2.406 dalam Sejam, Udara Berstatus Berbahaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







