BANDUNG –
**Borneonews - Garut**, Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, menjamin bahwa warga yang mengalami kerusakan rumah akibat bencana gempa bumi di Kabupaten Garut, Jawa Barat, akan mendapatkan dukungan perbaikan yang sesuai dengan hasil verifikasi yang dilakukan di lapangan. Barnas menyatakan bahwa semua kasus kerusakan, termasuk yang terbilang kecil, akan diperhitungkan dalam proses bantuan. “Harus termasuk, yang kecil-kecil juga sudah saya hitung,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada awak media di Garut. Menurutnya, setelah terjadinya gempa berkekuatan magnitudo 5.0 pada Rabu, 18 September, pemerintah daerah segera menginisiasi langkah-langkah penanganan bagi kawasan yang terdampak. Selain fokus pada penyelamatan warga, pendataan kerusakan rumah juga dilakukan segera setelah gempa. “Prosedur Operasi Standar (SOP) telah dijalankan, dimulai dari penyelamatan korban. Namun, fase yang paling penting saat ini adalah pendataan kerusakan,” imbuhnya. Pendataan yang dilaksanakan oleh Pemkab Garut nantinya akan dilaporkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (*BNPB*), guna memfasilitasi bantuan perbaikan rumah-rumah yang mengalami kerusakan. Berdasarkan hasil verifikasi sementara, tidak terdapat rumah yang mengalami kerusakan berat. Namun, teridentifikasi rumah-rumah dalam kategori rusak sedang dan rusak ringan, dengan alokasi bantuan masing-masing sebesar Rp30 juta untuk rusak sedang dan Rp15 juta untuk rusak ringan. “Data ini nantinya akan diverifikasi serta divalidasi oleh pemerintah pusat. Beberapa sudah divalidasi, ada yang termasuk dalam kategori rusak sedang dan rusak ringan. Kita tidak menemukan rumah dengan kerusakan berat," tambah Barnas. Barnas juga memastikan bahwa pendataan kerusakan yang dilakukan adalah akurat dan mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Ia menekankan pentingnya integritas dalam pelaporan data kerusakan. “Semua data yang terhimpun harus dilengkapi dengan rekomendasi dari TNI dan Polri untuk menghindari manipulasi data,” tegasnya. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah, bersama masyarakat serta aparat TNI dan Polri, akan bersama-sama membantu perbaikan rumah-rumah yang terdampak dalam skala kecil. “Kita akan selesaikan kerusakan yang tergolong kecil,” ucapnya. ANTARA