**Borneonews - Palembang**, Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan untuk periode 2019-2024, yang diwakili oleh Wakil Ketua Giri Ramanda N Kiemas, mengucapkan perpisahan kepada masyarakat. Acara tersebut berlangsung pada Selasa, 24 September 2024, menandai berakhirnya masa jabatan mereka seiring dengan pelantikan anggota dewan hasil Pemilu 2024 yang baru.
Dalam kesempatan tersebut, Giri Ramanda mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas pengabdian yang telah ditunjukkan oleh seluruh anggota DPRD Sumsel selama lima tahun terakhir ini. Ia berharap agar anggota DPRD Sumsel 2024-2029 yang baru saja diambil sumpahnya dapat meneruskan keberhasilan yang sudah dicapai dan bahkan meningkatkan capaian-capaian yang telah diraih oleh DPRD sebelumnya.
"Selamat datang kepada Anggota DPRD Sumsel yang terpilih. Perjuangan Anda sangat dinantikan. Harapan masyarakat Sumsel sangat besar. Oleh karena itu, penting untuk menjalin kerjasama yang baik dengan eksekutif dan semua pemangku kepentingan dalam mewujudkan program pembangunan yang ada di Sumsel," jelas Giri Ramanda saat memimpin Sidang Paripurna DPRD Sumsel di Gedung DPRD.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan tugas yang belum dapat terlaksana selama masa jabatannya. Giri menyatakan masih ada beberapa hal yang belum dapat dicapai dengan optimal.
Selanjutnya, dalam sidang yang sama, anggota DPRD Sumatera Selatan periode 2024-2029 dari Partai Golkar, Andie Dinialdie, ditunjuk sebagai Ketua Sementara DPRD Sumsel. Sebanyak 74 dari 75 anggota DPRD yang baru dilantik mengucapkan sumpah dan janji, di mana pelantikan tersebut dipimpin oleh Ketua Pengadilan Tinggi Palembang, Nugroho Setiadji.
Namun, satu anggota dari DPRD Sumsel belum dapat dilantik dikarenakan surat keputusan dari Kementerian Dalam Negeri yang belum diterima, yaitu Dwi Septaria Asgianto dari Daerah Pemilihan VI (PALI-Muara Enim-Prabumulih). Dwi menggantikan suaminya, Asgianto, yang maju dalam Pemilihan Kepala Daerah PALI 2024.
Usai pengucapan sumpah, ditetapkan bahwa Andie Dinialdie dari Partai Golkar menjabat sebagai Ketua Sementara DPRD, sementara Raden Gempita yang merupakan perwakilan dari Partai Gerindra dipercaya sebagai Wakil Ketua Sementara DPRD.
"Kami baru saja mengikuti prosesi pengucapan sumpah dan melaksanakan penyerahan palu dari Pimpinan DPRD Sumsel periode sebelumnya kepada Pimpinan Sementara. Sesuai dengan peraturan, sebelum pimpinan definitif terbentuk, ketua DPRD akan dipimpin oleh pimpinan sementara dari dua partai peraih kursi terbanyak," ungkap Andie.
Andie mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat Sumsel yang berpartisipasi dalam Pemilu 2024, juga kepada Ketua Pengadilan Tinggi yang telah melantik dan anggota DPRD sebelumnya yang telah menjalankan tugas legislatifnya.
"Mohon dukungan dari seluruh anggota dewan untuk menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab, diiringi semangat kebersamaan. Saatnya kita tinggalkan sifat egois dan lebih bersatu," imbuhnya.
Ia juga meminta semua anggota DPRD periode ini untuk bekerja keras dan profesional dalam merumuskan program pembangunan yang terencana.
Setelah sidang paripurna ini, DPRD Sumsel akan melakukan penyusunan aturan internal, pembentukan fraksi, penetapan pimpinan definitif, serta kelengkapan lainnya.
"Dalam waktu dekat, semua Anggota DPRD Sumsel akan mengikuti orientasi dan pendalaman tugas pokok yang dijadwalkan berlangsung dari 30 September hingga 4 Oktober di Jakarta," tambahnya.
Penjabat Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, dalam sambutannya menekankan pentingnya soliditas di antara anggota DPRD sebagai salah satu strategi untuk kemajuan daerah. Menurutnya, generasi baru DPRD harus menjaga hubungan yang baik dengan kepala daerah, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, dan tetap solid dengan konstituen serta partai politik.
ANTARA
Pimpinan DPRD Sumsel 2019-2024 Berpisah, Anggota Baru Dilantik
Bagikan:

PALEMBANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







