BANDAR LAMPUNG –
**Borneonews - Bandarlampung**, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung menunjukkan komitmennya untuk menciptakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang berkeinginan menjaga keberlanjutan lingkungan. Organisasi ini berfokus pada upaya untuk memastikan bahwa proses demokrasi di daerah tersebut berjalan dengan kesadaran lingkungan yang tinggi. Ketua Bawaslu Provinsi Lampung, Iskardo P Panggar, mengungkapkan keyakinannya bahwa para pasangan calon kepala daerah di wilayah tersebut adalah yang terbaik. Ia berharap, kehadiran calon-calon ini dapat menjadi teladan bagi masyarakat, sehingga kampanye yang dilakukan tidak melanggar ketentuan dan tetap menjaga lingkungan sekitar. Iskardo menekankan bahwa penyelenggara pemilu, bersama dengan para calon, harus terus berupaya membangun apa yang disebut sebagai *demokrasi hijau*. Dalam upaya ini, mereka sangat memperhatikan kelestarian lingkungan hidup, termasuk dengan meniadakan penggunaan alat peraga kampanye yang dapat merusak lingkungan, seperti yang sering dijumpai di sepanjang jalan, yaitu penempatan alat peraga pada tumbuhan dan pohon. Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang sadar lingkungan akan memberikan dampak positif dalam hal edukasi masyarakat mengenai pemilu dan pentingnya *demokrasi hijau*. Oleh karena itu, penting bagi para calon untuk mematuhi aturan dalam tahapan pemilihan, terlebih yang berkaitan dengan pemeliharaan lingkungan. Iskardo menambahkan, para pasangan calon diharapkan tidak hanya menghindari pemasangan alat peraga di pohon, tetapi juga di fasilitas umum dan tempat ibadah. Menghormati tempat ibadah sangatlah penting agar tidak mengganggu konsentrasi umat beribadah, serta tetap menjaga keindahan dan kebersihan ruang publik. Untuk mencapai suasana yang kondusif selama masa kampanye, Bawaslu mengharapkan agar pasangan calon dapat memperkuat narasi positif. Melalui kampanye yang damai dan menyatukan, mereka diharapkan dapat menghasilkan *output* yang tidak hanya memenangkan pemilu, tetapi juga membangun rasa persatuan dan kekeluargaan antar berbagai kelompok masyarakat. Dengan demikian, inisiatif Bawaslu Provinsi Lampung dalam menciptakan Pilkada yang berkesadaran lingkungan adalah langkah yang penting untuk memastikan keberlangsungan baik dalam proses demokrasi maupun dalam menjaga ecosistem yang ada. ANTARA