JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Selatan**, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan aktif dalam menanamkan pendidikan tentang lingkungan dan ketahanan iklim kepada siswa melalui inisiatif bernama *Green Welfare Indonesia*. Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan kesadaran lingkungan ke dalam kurikulum pendidikan di sekolah. Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin, mengungkapkan harapannya agar kepala sekolah yang terlibat dapat menerima pelatihan yang diberikan oleh para aktivis yang tergabung dalam program ini. Hal ini disampaikan dalam acara sosialisasi program *Green Welfare Greener School* yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gelatik 1, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan. Program *Green Welfare Greener School* berfokus pada pendidikan lingkungan dan ketahanan iklim, serta menerapkan praktik-praktik ramah lingkungan di tingkat Sekolah Dasar (SD). Diharapkan, program ini dapat mendorong siswa untuk mengambil tindakan proaktif terhadap isu-isu iklim serta memberikan nilai positif bagi perkembangan mereka. Munjirin menjelaskan bahwa fase sosialisasi ini sangat penting agar penerapan program di setiap sekolah dapat dilaksanakan dengan baik. "Kami berharap tahapan sosialisasi ini dapat diperkenalkan dengan efektif di sekolah-sekolah," ujarnya. Ia juga menyatakan komitmennya untuk menerima dan mendukung setiap program yang memberikan dampak positif, khususnya dalam bidang pendidikan di wilayah Jakarta Selatan. Sementara itu, Nala Amirah, pendiri *Green Welfare Indonesia*, menjelaskan bahwa kegiatan ini berfokus memberikan pendidikan lingkungan di sekolah dasar. "Kami ingin menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak di usia dini, agar mereka dapat membentuk sikap dan keterampilan yang diperlukan untuk berkontribusi pada aksi-aksi iklim," ungkap Nala. Acara sosialisasi ini dihadiri oleh para kepala Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama yang berada dalam Wilayah Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1. Turut hadir dalam acara tersebut Kasudin Pendidikan Wilayah 1 Kota Administrasi Jakarta Selatan, Sarwoko, serta Kepala Bidang Pembinaan Perilaku Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup dan Kehutanan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ernawati Eko Hartono. Selain itu, terdapat juga perwakilan dari 35 SD dan 15 SMP yang menyaksikan acara tersebut. ANTARA