MANADO –
**Borneonews - Manado,** Kementerian Agama (Kemenag) telah mengambil langkah proaktif untuk meningkatkan kinerja penyuluh agama yang tergabung dalam program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, yang terletak di Provinsi Sulawesi Utara. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat peran penyuluh dalam memberikan bimbingan dan edukasi mengenai agama di masyarakat. Kepala Kemenag Bolaang Mongondow Selatan, Nasri Sakamole, mengungkapkan bahwa tugas utama dari penyuluh agama mencakup pelaksanaan dan pengembangan berbagai kegiatan penyuluhan agama. Selain itu, mereka juga bertanggung jawab untuk mensukseskan program-program Kemenag yang dilakukan melalui pembinaan mental dan spiritual masyarakat. Menurut Nasri, penting untuk melakukan tindak lanjut terhadap kegiatan yang diharapkan dihasilkan oleh penyuluh agama Islam setelah mereka menjalani masa pengabdian selama satu tahun di Kemenag. Ia menjelaskan bahwa penyuluh agama harus berfungsi sebagai sumber informasi terkait kehidupan beragama, sekaligus memiliki tanggung jawab untuk mendidik masyarakat tentang praktik agama yang benar. Dalam era *digital* saat ini, Nasri menekankan pentingnya penyuluh agama untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan informasi yang terus berkembang dengan pesat. Oleh karena itu, ia mengharapkan para penyuluh dapat menciptakan konten berupa video pendek mengenai penyuluhan, yang diharapkan dapat menjadi produk inovatif dari Kemenag Bolaang Mongondow Selatan. Setiap penyuluh agama Islam telah dibagi tugas untuk berkontribusi dalam pembuatan video ini. Nasri berharap jika proyek ini berjalan baik, hasilnya dapat diluncurkan sebagai produk baru yang memperkaya program Kemenag di wilayah tersebut. Selain itu, Nasri Sakamole juga mengingatkan pentingnya kerja sama dalam tim ketika melaksanakan suatu tugas. Ia menyatakan, "Sejak saya ditugaskan di Kemenag Bolaang Mongondow Selatan, prioritas saya adalah membangun kinerja tim yang solid, karena saya menyadari bahwa sebuah organisasi tidak akan dapat berjalan dengan baik tanpa dukungan seluruh anggota tim." Dengan pendekatan ini, Kemenag berharap dapat meningkatkan efektivitas penyuluh PPPK dalam menjalankan perannya demi kebaikan masyarakat. ANTARA