SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Muhammad Arif telah terpilih kembali sebagai Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk periode 2024-2028. Hal ini diumumkan setelah pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) yang diadakan di Surabaya, Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, Arif menyampaikan bahwa selain mengadakan musyawarah wilayah di 15 kota di Indonesia, prioritaskan pengembangan yang signifikan dalam infrastruktur dan layanan kepada anggotanya selama masa kepemimpinannya. Ia menyatakan, "Akhirnya, pelaksanaan munas selesai dan saya terpilih kembali sebagai ketua umum. Kami akan mengembangkan wilayah baru dan melakukan musyawarah di berbagai daerah." Selain itu, Muhammad Arif juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota APJII yang telah memberikan dedikasi dan dukungan yang konsisten. Ia menekankan pencapaian penting yang telah diperoleh bersama, antara lain, peningkatan kapasitas jaringan Indonesia Internet Exchange (*IIX*) yang kini mampu mendukung trafik lebih dari 13 Tbps dan berbagai inisiatif pelatihan yang bertujuan untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia di sektor teknologi. Ia juga menekankan perlunya persiapan matang untuk menjalani kepengurusan yang akan datang. Dalam hal ini, Arif menggarisbawahi pentingnya program kerja yang relevan serta responsif terhadap dinamika industri dan perubahan global yang cepat. "Dukungan penuh dari anggota APJII sangat diharapkan agar kita dapat terus memimpin industri internet di Indonesia," ujarnya. Selama penutupan acara, Ketua Pelaksana Munas APJII, Ayom Rahwana, menyoroti bahwa kegiatan munas ini lebih dari sekadar forum pengambilan keputusan strategis. Ini merupakan peluang berharga untuk mempererat hubungan antar anggota serta menikmati keindahan lokal Jawa Timur. Ia mengajak semua peserta untuk tidak hanya bertukar pikiran tetapi juga menjelajahi tempat-tempat menarik seperti Bromo dan mencicipi kuliner khas daerah. Munas ke-12 APJII menjadi platform penting bagi para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan penyedia layanan internet. Forum ini berfokus pada pembahasan kolaborasi strategis dengan tema besar tahun ini yaitu, "Meningkatkan Kolaborasi dalam Mewujudkan Kedaulatan Digital Indonesia yang Berkelanjutan". ANTARA