**Borneonews - Jakarta**, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mengambil langkah strategis untuk memaksimalkan penerimaan pajak daerah. Salah satu inisiatif yang diambil adalah memperbaharui data basis pajak melalui *Sensus Pajak Daerah*. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi menuju Kebijakan Pembangunan yang Berbasis Data dan memastikan keakuratan informasi.
Sigit Wijatmoko, Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, menyampaikan informasi tersebut dalam keterangan persnya yang diadakan di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa pajak daerah yang dikumpulkan di ibukota memiliki peran yang krusial dalam mendukung pembangunan infrastruktur. Selain itu, pajak ini juga berkontribusi dalam meningkatkan pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, serta mendukung pembiayaan untuk fasilitas publik lainnya.
Sebagai langkah konkret dalam mengoptimalkan penerimaan pajak, hadirnya program Sunda Kelapa dirancang untuk mempermudah metode pembayaran dan menekan biaya yang dikeluarkan. Dengan beralih ke sistem pembayaran digital, masyarakat dapat menggunakan berbagai kanal, seperti *mobile banking*, *QRIS*, dan platform *e-commerce*.
"Pada tahun 2023, kami fokus pada digitalisasi kanal pembayaran yang mencakup perluasan layanan melalui *e-commerce* dan *mobile banking*. Strategi ini bertujuan untuk menjangkau wajib pajak di sektor retail serta menyediakan layanan virtual account untuk pajak perusahaan, dengan memanfaatkan Real Time Gross Settlement atau Sistem Kliring Nasional," ungkap Sigit.
Ia menambahkan harapannya agar semua upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat berjalan efektif, terutama dalam mempercepat dan memperluas implementasi digitalisasi di wilayah ini.
Tak hanya itu, dalam konteks digitalisasi daerah, DKI Jakarta juga berhasil meraih pengakuan atas Implementasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Terbaik 2024. Provinsi ini memperoleh dua penghargaan penting, yaitu Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Terbaik II di tingkat Provinsi Jawa-Bali 2024 dan juga Terbaik II pada kategori program unggulan Sunda Kelapa Sistem Unggul Pembayaran Digital untuk Kepuasan Layanan Pajak Jakarta."
"Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas pencapaian ini. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim TP2DD DKI Jakarta dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan keberhasilan ini," tutup Sigit.
ANTARA
Pemerintah DKI Jakarta Maksimalkan Penerimaan Pajak Daerah melalui Digitalisasi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wamen LH: Jaga Kelestarian Ekosistem Perairan Dimulai dari Daratan
Jet Tempur AS Cegat Pesawat umum Dekat Kediaman Trump di Florida
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Komentar (0)
Memuat komentar…







