JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Atlet berkuda asal Sumatera Utara, Nusrtdinov Zayan Fatih, atau yang akrab disapa Dinov, merasa sangat bersyukur atas keberhasilannya meraih medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara, khususnya pada cabang *equestrian*. Dinov, yang merupakan atlet termuda dalam kompetisi berkuda *equestrian*, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih medali emas di nomor *show jumping* (lompat rintangan) 110 cm individual U21. Pertandingan berlangsung di Jericho Stable, Sei Rampah, Serdang Berdagai, Sumatera Utara. "Ibu bersyukur, meskipun menghadapi berbagai rintangan, akhirnya Dinov dan kuda yang dikendarainya, Lenneke, berhasil meraih medali emas. Lenneke harus menempuh perjalanan darat selama lima hari untuk sampai ke arena PON di Sumatera Utara dan datang dengan waktu latihan serta adaptasi yang sangat terbatas, hanya tiga hari," ungkap ibunda Dinov, Riyanti Kutty Nurinda, dalam pernyataan resmi yang diterima oleh media. Dalam perlombaan, Dinov dan Lenneke menunjukkan penampilan yang sangat mengesankan di dua babak yang diikuti. Mereka berhasil mencatatkan hasil sempurna dengan kondisi *Double Clear Round*, dan menorehkan waktu tercepat yaitu 67,76 detik di babak pertama dan 47,59 detik di babak kedua. Keberhasilan ini mengantarkan mereka untuk menyisihkan kompetitor lainnya di nomor yang bergengsi ini. Persiapan matang dilakukan oleh Dinov dan timnya sebelum menghadapi kompetisi ini. Mereka melakukan konsultasi yang intensif dengan dokter hewan untuk menangani masalah kelelahan akibat perjalanan panjang yang dialami Lenneke. Selain itu, pelatih Dinov, Albert Pelealu, menyusun program latihan khusus agar keduanya bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan serta cuaca di sekitar lokasi perlombaan. Walaupun pada awalnya Dinov mengaku sempat merasa grogi saat tampil untuk pertama kalinya dalam kompetisi sebesar PON, ia berhasil mengubah ketegangan tersebut menjadi energi positif. "Sebetulnya saya sempat sedikit gugup, namun berkat dukungan yang luar biasa dari tim DNV Equestrian yang hadir di Medan, saya bisa fokus dan memberikan performa terbaik di pertandingan ini," tutur Dinov. Perolehan medali emas dalam PON Aceh-Sumut 2024 ini merupakan pencapaian yang sangat berarti dalam karir Dinov yang baru berusia 14 tahun dan merupakan binaan dari DNV Equestrian. Ini adalah pengalaman pertamanya berkompetisi dalam ajang bergengsi sekelas PON. Kedepannya, Dinov mempunyai target besar lainnya, seperti berpartisipasi dalam *Youth Olympic 2026* yang akan berlangsung di Senegal dan sejumlah kejuaraan lainnya. "Salah satu target saya adalah tampil sebaik mungkin di berbagai pertandingan seri *FEI Jumping World Challenge* (JWC) Indonesia yang akan dilaksanakan pada tahun 2025 mendatang," tutup Dinov dengan penuh semangat. ANTARA