MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Sebanyak 84 anggota dari total 85 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan untuk periode 2024-2029 telah resmi dilantik dalam sebuah rapat paripurna istimewa yang berlangsung di gedung DPRD setempat, yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, pada hari Selasa. Namun, satu anggota DPRD Sulsel bernama Hamsyah Ahmad dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berasal dari Daerah Pemilihan 4, yang mencakup Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar, harus menunda pelantikannya. Ia saat ini masih terlibat dalam proses hukum terkait sebuah dugaan kasus korupsi yang sedang diselidiki di DPRD Kabupaten Bantaeng. Dari total 84 anggota DPRD yang dilantik, terdapat 25 anggota yang adalah petahana, sedangkan 49 anggota lainnya merupakan wajah-wajah baru yang diharapkan dapat membawa semangat dan perspektif segar dalam legislatif, sebagian diantaranya berusia relatif muda. Selain itu, terdapat sembilan orang yang menjabat sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW), yang menggantikan calon legislatif terpilih yang memutuskan untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah secara serentak pada 27 November 2024. Beberapa yang terdaftar sebagai PAW meliputi Muzayinng Arif yang menggantikan Nur Hasbiyah Utama dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Pilkada Sinjai. Sedangkan Mahmud menggantikan Rezki Mulfiati Lutfi dari Partai NasDem pada Pilkada Makassar. Pergantian juga berlangsung bagi Syarifuddin Alrif yang digantikan oleh Asman dari Partai NasDem di Pilkada Sidrap, serta Husniah Talenrang yang digantikan oleh Kamaruddin dari Partai Amanat Nasional di Pilkada Gowa. Proses pelantikan tersebut dibuka oleh pembacaan surat keputusan dari Menteri Dalam Negeri mengenai pemberhentian anggota DPRD Sulsel periode 2019-2024, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah bagi 84 anggota DPRD yang baru. Ketua Pengadilan Tinggi Makassar, Zainuddin, memimpin prosesi tersebut, yang disaksikan oleh Penjabat Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh. Setelah pengambilan sumpah, palu sidang diserahkan oleh Wakil Ketua DPRD Sulsel untuk periode sebelumnya, Ni'matullah, kepada Andi Rachmatika Dewi dari Fraksi NasDem, yang ditunjuk sebagai Ketua DPRD Sulsel sementara. Untuk posisi wakil ketua sementara dijabat oleh Rahman Pina dari Partai Golkar. Mereka akan menangani agenda selanjutnya mulai saat ini, sembari menunggu Surat Keputusan (SK) definitif dari Menteri Dalam Negeri. Andi Rachmatika Dewi mengungkapkan kepada wartawan bahwa masih ada satu anggota legislatif yang belum bisa dilantik dan diharapkan akan ada kepastian mengenai statusnya di pelantikan mendatang. Hasil rekapitulasi suara menunjukkan bahwa Partai NasDem meraih posisi sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak, yaitu 17 kursi. Disusul oleh Partai Golkar dengan 14 kursi, Gerindra 13 kursi, serta PKB, PPP, Demokrat, dan apartai lainnya dengan rincian yang bervariasi. Berikut adalah rincian anggota DPRD Sulsel periode 2024-2029 beserta jumlah suara yang diperoleh mereka dari masing-masing partai. Partai-partai ini termasuk, namun tidak terbatas pada, Partai NasDem dengan 17 kursi, Partai Golkar 14 kursi, dan diikuti oleh berbagai partai lainnya yang masing-masing mendapatkan kursi sesuai dengan hasil pemilihan. ANTARA