JAKARTA –
**Borneonews - Mamasa**, Kementerian Sosial melalui Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Supomo, telah menyalurkan bantuan bakti sosial di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, dengan total nilai mencapai Rp140.927.568.000. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut. Dalam acara Puncak Bakti Sosial yang berlangsung di Aula Gereja Toraja Mamasa (GTM), Supomo menyampaikan bahwa bantuan ini terdiri dari tiga komponen utama. Pertama, bantuan bakti sosial sebesar Rp6.262.581.000, kedua, Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp19.589.787.000, dan ketiga, bantuan sembako yang mencapai Rp115.075.200.000. Pemerintah, melalui Kementerian Sosial, berkomitmen untuk hadir dan membantu masyarakat, mulai dari memenuhi kebutuhan dasar guna mendukung mereka agar dapat hidup secara mandiri. Supomo menekankan bahwa kegiatan ini bukanlah sebuah seremoni belaka, melainkan sebuah langkah berkelanjutan, di mana Kementerian Sosial akan terus memantau dan menindaklanjuti bantuan yang diberikan agar dampaknya dapat dirasakan secara menyeluruh. Kementerian Sosial mengadakan Bakti Sosial ke-8 di Kabupaten Mamasa, yang tidak hanya memberikan bantuan pemenuhan hak dasar tetapi juga memberdayakan sosial ekonomi masyarakat. Supomo berharap peran Pemerintah Daerah (Pemda) akan sangat membantu dalam memastikan program ini berjalan dengan baik setelah intervensi dilakukan. Pj Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap penyaluran bantuan ini dan menyebut bahwa upaya membangun lumbung sosial di Kabupaten Mamasa sangat mengesankan. Lumbung sosial tersebut, yang merupakan yang pertama di Sulawesi Barat, sangat penting mengingat wilayah ini rentan terhadap bencana. Pj Bupati Mamasa, Muhammad Zain, juga mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kementerian Sosial. Menurutnya, bantuan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat. Dalam kegiatan bakti sosial ini, sebanyak 250 penerima manfaat hadir. Selain itu, Kementerian Sosial juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan kesehatan jiwa dan fisioterapi. Mereka pun memberikan bantuan alat bantu untuk penyandang disabilitas, yang meliputi 48 kursi roda standar, dua kursi roda elektrik, lima kursi roda 3 in 1, 12 kursi roda untuk anak dengan Cerebral Palsy (CP), serta alat bantu lainnya. Kementerian Sosial juga menyalurkan 3.922 paket kebutuhan dasar berupa sembako, perlengkapan sekolah, dan perlengkapan kamar. Tidak berhenti di situ, terdapat pula bantuan untuk pemberdayaan ekonomi kelompok, instalasi air bersih, dan berbagai bantuan lainnya, termasuk mitigasi bencana bagi komunitas adat terpencil. Sebagai catatan, Kabupaten Mamasa terletak di ketinggian antara 600 hingga 2.000 mdpl, dengan 17 kecamatan yang tersebar di wilayah tersebut. Untuk mencapainya, diperlukan perjalanan darat sekitar sembilan jam dari Kota Makassar, yang berjarak 339 km dari Kabupaten Mamasa. ANTARA