**Borneonews - Jakarta**, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa keputusan untuk mencabut moratorium atau penangguhan pembentukan daerah otonom baru (DOB) akan diserahkan kepada pemerintahan berikutnya. Saat ini, kebijakan tersebut berada di bawah pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang akan mengatur lebih lanjut atas pencabutan tersebut.
Tito menyatakan, "Nanti, itu kebijakan Pemerintah baru," saat memberikan keterangan usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di kompleks parlemen yang terletak di Senayan, Jakarta.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Tito menjelaskan bahwa 79 Rancangan Undang-Undang (RUU) mengenai pembentukan Kabupaten/Kota yang telah disepakati oleh Pemerintah dan Komisi II DPR RI tidak mencakup pengaturan pencabutan moratorium pembentukan DOB. "Enggak. Kami hanya membahas mengenai revisi daerah yang sudah ada saja," lanjut Tito menekankan perannya dalam rapat tersebut.
Sebelumnya, Tito juga menyatakan niatnya untuk melakukan konsultasi mengenai desain besar penataan daerah (*desartada*) kepada Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Dalam rapat kerja yang berlangsung pada tanggal 10 Juni, dia mengungkapkan, "Tentu kami juga akan konsultasi kepada Presiden terpilih. Kira-kira perlu enggak kami membuat desain besar ini? Formatnya kira-kira seperti apa?"
Menariknya, penyusunan *desartada* ini dinyatakan tidaklah mudah. Menteri Tito menjelaskan bahwa menyusun pembagian Indonesia menjadi berbagai provinsi, kabupaten, dan kota merupakan tugas yang kompleks.
Komisi II DPR RI juga telah mengajukan permintaan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait penataan daerah serta RPP mengenai *desartada*. Permintaan ini merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengarahkan untuk meninjau ulang kebijakan moratorium pembentukan DOB.
ANTARA
Pencabutan Moratorium DOB Diserahkan ke Pemerintah Baru
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Varrel/Wardana Terhenti di Semifinal Indonesia Masters
SKK Migas Umumkan Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura
Hangtuah Kalahkan Satya Wacana 62-58 di IBL All Indonesian
Tim Boccia Indonesia Bertekad Jaga Performa hingga Paralimpiade
Bupati Kotim Prihatin Kebun Warga Terbakar dan Terancam Kehilangan Penghasilan
Kim Jong-un Kunjungi China Jelang Peringatan Perang Korea
Komentar (0)
Memuat komentar…






