JAYAPURA –
**Borneonews - Biak**, Penjabat Bupati Biak, Sofia Bonsapia, menegaskan pentingnya organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan tingkat serapan anggaran pada triwulan IV tahun 2024. Hal ini dianggap krusial dalam upaya untuk mendorong pertumbuhan perekonomian daerah. Menurut Sofia, peningkatan dalam penyerapan anggaran pemerintah daerah tidak hanya berdampak pada pelaksanaan program, tetapi juga memberikan pengaruh besar terhadap daya beli masyarakat serta sektor usaha di wilayah tersebut. Penyampaian ini disampaikan oleh Sofia saat melakukan sosialisasi di Biak pada hari Selasa. Bupati Sofia mengingatkan kepada setiap kuasa pengguna anggaran di OPD untuk berupaya lebih maksimal dalam mengeksekusi anggaran, baik untuk program fisik maupun nonfisik, sebelum berakhirnya tahun anggaran 2024. Ia menekankan bahwa perhatian khusus harus diberikan pada tiga bulan terakhir, yaitu Oktober, November, dan Desember, sebagai periode penutup tahun anggaran tersebut. Sofia juga menekankan bahwa lambatnya realisasi serapan anggaran dapat berdampak negatif terhadap penyaluran dana pemerintah untuk berbagai kegiatan program pembangunan daerah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pimpinan OPD di lingkungan pemerintah daerah untuk terus berkolaborasi dan bersinergi dalam meningkatkan serapan anggaran dalam waktu tiga bulan ke depan. Di sisi lain, pada bulan Oktober 2024, Pemkab Biak Numfor juga sedang mempersiapkan materi perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024. Rencana ini akan diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mendapatkan persetujuan dan pengesahan. Sofia menekankan pentingnya kerja sama antara OPD terkait dalam menyusun rencana perubahan APBD tersebut. Berdasarkan informasi dari Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah, realisasi pendapatan daerah hingga 31 Juli 2024 tercatat sebesar Rp754 miliar dari total target yang ditetapkan sebesar Rp1,4 triliun. Keberhasilan dalam mencapai target tersebut akan sangat bergantung pada peningkatan serapan anggaran yang diharapkan. ANTARA