JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, berbagai perkembangan ekonomi penting telah terjadi, termasuk investasi asing di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan kesiapan Indonesia dalam mengimplementasikan biodiesel jenis B40 pada tahun 2025. Sebelumnya, Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, mengumumkan bahwa terdapat lima perusahaan asing yang telah berkomitmen untuk berinvestasi di IKN dengan total dana mencapai 165 juta dolar Amerika Serikat (sekitar Rp2,51 triliun pada kurs saat ini, yaitu Rp15.190 per dolar). Dalam langkah lebih lanjut untuk mendukung perkembangan IKN, Presiden Joko Widodo memberikan instruksi kepada Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, untuk menjadikan Bandara Nusantara di Ibu Kota Nusantara berstatus komersial, alih-alih tetap sebagai fasilitas untuk very very important person (VVIP). Selanjutnya, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengumumkan bahwa groundbreaking kedelapan di wilayah tersebut akan melibatkan seorang investor asing yang merupakan perusahaan murni dari Tiongkok. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 25 September 2024, dan diharapkan dapat semakin mempercepat pembangunan infrastruktur di IKN. Presiden Jokowi juga menekankan bahwa Indonesia kini memasuki fase baru dalam perkembangan industri, dengan fokus kuat pada hilirisasi sumber daya alam. Ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur yang bertujuan untuk memperkuat industri nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai bahwa Indonesia sudah berada dalam posisi yang tepat untuk mulai menerapkan kebijakan penggunaan biodiesel B40 pada tahun 2025. Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan sambil tetap memastikan keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat. Dengan segala usaha dan langkahstrategis yang diambil, Indonesia menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan kebutuhan di sektor ekonomi dan energi. ANTARA