**Borneonews - Jakarta**, Wakil Ketua Komisi Informasi DKI Jakarta, Luqman Hakim Arifin, menekankan pentingnya transparansi serta keterbukaan informasi publik dalam rangka memastikan pemilihan gubernur Jakarta berjalan dengan baik. Ia mengajak semua pihak untuk mendukung terciptanya pemilu yang damai, berintegritas, dan adil.
Luqman mengungkapkan bahwa transparansi adalah kunci untuk menjamin ketelusuran dalam pelaksanaan pilgub. Masyarakat Jakarta berhak mendapatkan akses terhadap informasi yang akurat dan jelas, mulai dari data pemilih hingga hasil penghitungan suara. Hal ini sangat krusial untuk menghindari misinformasi yang berpotensi merusak proses demokrasi.
Lebih lanjut, ia juga menggarisbawahi peran penting media dari berbagai platform sebagai saluran informasi yang kredibel dan objektif. Menurutnya, semua pihak harus berkolaborasi dalam menanggulangi penyebaran hoaks dan provokasi, yang hanya akan memecah belah masyarakat.
Luqman menegaskan bahwa pemilihan gubernur seharusnya menjadi arena kompetisi yang sehat, bukan sebagai kesempatan untuk menyebarkan kebohongan. Komisi Informasi DKI Jakarta berkomitmen untuk menjaga keterbukaan informasi serta mengajak warga Jakarta untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi proses pemilu demi menjaga suasana damai di tengah keberagaman yang ada.
Ia juga menekankan bahwa persatuan dan keberagaman merupakan fondasi kuat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Di sisi lain, Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Munandar Nugraha, menyoroti pentingnya pelaksanaan pilgub tahun ini untuk berjalan lebih baik dibandingkan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa kejadian-kejadian kurang menyenangkan yang terjadi pada pemilu sebelumnya tidak boleh terulang.
Munandar juga menekankan perlunya komitmen dari semua calon kandidat untuk menjaga proses pemilu agar tetap damai dan berintegritas, sehingga hasil yang diperoleh dapat diterima secara sah oleh masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa pilihan suara warga Jakarta menjadi sangat berharga, terutama dengan hadirnya tiga calon kandidat yang diusulkan. Munandar mengingatkan kepada pemilih untuk tidak mencoblos semua kandidat, karena hal tersebut akan mengakibatkan suaranya menjadi tidak sah. Ia mendorong masyarakat untuk mempelajari visi dan misi dari ketiga calon, agar dapat memahami langkah-langkah yang akan diambil untuk masa depan Jakarta.
ANTARA
Pentingnya Keterbukaan Informasi dalam Pilgub Jakarta yang Adil
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Kawasan Pasar Muara Uya Tabalong, Sedikitnya 10 Rumah Warga Terbakar
DPRD Kobar Apresiasi Pasar Murah Pemkab untuk Bantu Warga dan Tekan Inflasi Pangan
BEI Catat Sembilan Perusahaan Antre IPO hingga Oktober 2026
Hidup Normal di Tengah Kabut Asap, Pernikahan Adat Dayak Tetap Berlangsung
Sopir Ditemukan Kejang dan Mulut Berbusa di Dalam Mobil hingga Kaca Kendaraan Dipecahkan
OMC di Kalteng: Delapan Sortie, 5,2 Ton Dry Ice dan 2 Ton NaCl Ditabur dalam Sehari
Komentar (0)
Memuat komentar…







