BATAM –
**Borneonews - Tokyo** Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengungkapkan bahwa pembentukan kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Indonesia telah berhasil menarik perhatian dan investasi dari banyak perusahaan asal Jepang. Hal ini terkukung oleh berbagai fasilitas serta kemudahan yang ditawarkan oleh pemerintah. Menteri Agus Gumiwang menjelaskan bahwa kawasan-kawasan ini memberikan beragam manfaat, seperti insentif pajak, penyederhanaan proses regulasi, serta infrastruktur yang berkualitas tinggi. Semua ini pada gilirannya mendorong arus investasi asing langsung, khususnya dari perusahaan-perusahaan Jepang yang ingin memanfaatkan potensi pasar Indonesia yang tengah berkembang pesat. Menurutnya, pengembangan KEK dan kawasan industri di seluruh Indonesia berfungsi sebagai magnet yang menarik minat investor Jepang. Berbagai insentif yang diberikan, memiliki daya tarik tersendiri bagi penanam modal asing yang berencana memasuki pasar Indonesia, yang memiliki posisi strategis. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agus Gumiwang menyampaikan bahwa proyek seperti Kendal dan Batang Industrial Estate menandakan sebuah landasan yang kokoh untuk pertumbuhan ekonomi di masa depan. Kawasan industri ini dirancang untuk mendukung perusahaan-perusahaan Jepang dalam melakukan pengembangan bisnis dan menarik investasi di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan, serta komponen otomotif dan elektronik. Keberadaan lokasi-lokasi industri yang strategis, dikombinasikan dengan dukungan kebijakan pemerintah yang positif, menambah keyakinan para investor untuk berinvestasi di Indonesia. Hal ini diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di tahun-tahun mendatang. Menteri Gumiwang melaporkan bahwa Kendal Industrial Park yang terletak di Jawa Tengah telah berhasil menarik lebih dari 70 perusahaan Jepang, sehingga menciptakan lebih dari 10.000 lapangan kerja. Selain itu, Batang Industrial Estate juga menjadi lokasi di mana perusahaan-perusahaan Jepang aktif berinvestasi, terutama di sektor komponen otomotif, elektronik, serta energi terbarukan. Menteri berharap agar kerjasama antara Indonesia dan Jepang dapat semakin terjalin dengan baik. Pada kesempatan yang sama, Agus Gumiwang menerima gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Hiroshima. Penyerahan gelar tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Universitas Hiroshima, Professor Mitsuo Ochi, pada hari Selasa, 24 September. Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi, mengungkapkan bahwa Agus Gumiwang dianugerahi gelar tersebut sebagai penghargaan atas kontribusinya bagi industri di Jepang, terutama dalam sektor otomotif. Ia juga menyebutkan bahwa kebijakan yang diterapkan Agus terkait dengan kendaraan listrik tidak tergesa-gesa, yang membawa dampak positif bagi Indonesia. Sementara itu, Professor Mitsuo Ochi menyampaikan rasa terima kasihnya atas kontribusi yang telah diberikan oleh Agus Gumiwang di sektor industri Jepang, serta pengaruhnya yang positif terhadap hubungan antara Jepang dan Indonesia, termasuk Universitas Hiroshima. ANTARA