JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, ASEAN, dan Republik Demokratik Timor Leste, Faisal Abdullah H. Amodi, menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Arab Saudi menunjukkan perkembangan yang signifikan di berbagai aspek. Beliau menyatakan bahwa selama 77 tahun terakhir, kedua negara telah menjalin hubungan yang kuat dan historis. Dubes Faisal menjelaskan bahwa kedekatan ini didorong oleh fakta bahwa Indonesia merupakan negara dengan populasi umat Islam terbesar di dunia, dan kedua negara adalah anggota aktif dalam *Organisasi Kerja Sama Islam* (OKI) serta *Group of Twenty* (G20). Menurutnya, hubungan ini juga sangat terasa di tingkat masyarakat, dengan banyak bukti yang menunjukkan kematangan dan pencapaian yang mendukung kepentingan kedua belah pihak. Lebih lanjut, Dubes Faisal mengungkapkan bahwa berbagai kunjungan penting telah mempererat hubungan antara Indonesia dan Arab Saudi. Kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud ke Indonesia pada tahun 2017 dan kunjungan Presiden Indonesia, Joko Widodo, ke Arab Saudi pada tahun 2019, serta penandatanganan dokumen Dewan Koordinasi Tertinggi Saudi-Indonesia dan pertemuan puncak bersejarah di Riyadh pada tahun 2023 antara negara-negara *Gulf Cooperation Council* (GCC) dan pimpinan negara-negara ASEAN, semakin memperkuat ikatan tersebut. Dubes menambahkan bahwa upaya untuk mempererat kerjasama ini akan terus berlanjut hingga ke tingkat yang lebih strategis dan di berbagai bidang, demi kepentingan bersama serta untuk kemajuan dunia Islam dan global. Dalam kesempatan tersebut, Dubes Faisal juga mengajak pelaku bisnis untuk mempertimbangkan investasi dan kunjungan ke Arab Saudi. Beliau menekankan bahwa kerajaan Saudi saat ini sedang melakukan transformasi besar, khususnya di sektor pariwisata yang sangat menjanjikan. Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta menggelar perayaan Hari Nasional ke-94 Kerajaan Arab Saudi pada malam hari, yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, serta Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla. Hadir pula sejumlah duta besar dari negara lain seperti Palestina, Iran, dan Uni Emirat Arab, yang turut memeriahkan acara tersebut. ANTARA