JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, yaitu Ridwan Kamil dan Suswono, menyatakan komitmennya untuk melibatkan istri mereka dalam kampanye, dengan tujuan memperkenalkan 70 solusi inovatif untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh Jakarta. Dalam pernyataan yang disampaikan kepada wartawan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa mereka akan membagi tugas dalam kampanye. "Saya akan menjangkau daerah utara, sementara Pak Sus akan terfokus di selatan. Bahkan, istri-istri kami juga akan turun tangan bersama kami di berbagai kesempatan," ujarnya. Ridwan menambahkan, strategi kampanye ini dirancang untuk mencapai lebih banyak pemilih. Dengan cara ini, visi dan misi pasangan yang dikenal dengan nama RIDO ini diharapkan bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. "Kami telah memetakan sekitar 70 solusi karena itulah jumlah permasalahan yang telah kami identifikasi," jelasnya. Tidak hanya mengandalkan baliho, pasangan ini juga akan memanfaatkan *media sosial* sebagai sarana untuk memperluas jangkauan kampanye dan menarik perhatian pemilih. Senada dengan hal tersebut, Suswono menjelaskan bahwa mereka telah merencanakan jadwal kampanye yang rinci, akan melakukan kunjungan langsung atau *blusukan* ke setiap sudut Jakarta. "Jadwal tersebut akan diatur oleh tim kampanye kami, sehingga kami bisa mengikuti rencana yang telah disusun sesuai detil lokasi yang akan dikunjungi," tambahnya. Selama dua bulan ke depan, Ridwan Kamil berencana untuk fokus pada *blusukan*, dialog berbasis masyarakat, serta kegiatan kampanye kreatif yang ditujukan untuk menarik pemilih dari generasi Z. Dalam konteks kontestasi ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan nomor urut pasangan calon. Pasangan Ridwan Kamil-Suswono diberikan nomor urut 1, sementara Dharma Pongrekun-Kun Wardana terdaftar dengan nomor urut 2, dan Pramono Anung-Rano Karno di nomor urut 3. Penetapan nomor urut tersebut dilaksanakan melalui pengundian yang resmi di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta pada malam hari, dan nomor urut ini akan digunakan oleh masing-masing pasangan selama masa kampanye hingga hari pemungutan suara pada 27 November 2024. ANTARA