**Borneonews - Kabupaten Bogor**, Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menangani inflasi. Pujian ini disampaikan saat ia menghadiri Program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Klapanunggal, pada hari Rabu.
Tri Tito menyampaikan pesan positif dari Menteri Dalam Negeri dan memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang dinilai memiliki kinerja yang sangat baik di bawah kepemimpinan Penjabat Bupati Asmawa Tosepu yang juga merupakan Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri.
Dalam pandangannya, salah satu pencapaian signifikan dari Pemerintah Kabupaten Bogor adalah keberhasilan menekan laju inflasi melalui Program GPM. Program ini dinilai berfungsi untuk meningkatkan daya beli masyarakat, serta memastikan adanya pemerataan dalam pemenuhan kebutuhan pokok.
Program ini membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapatkan kebutuhan pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau, ungkap Tri Tito. Ia berharap bahwa kegiatan ini tetap dilanjutkan untuk mengurangi angka inflasi, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan mudah.
Sementara itu, Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu, juga menyampaikan bahwa pengendalian inflasi di daerahnya sangat terbantu oleh GPM. Saat ini, tingkat inflasi di Kabupaten Bogor tercatat berada di angka -0,2 persen. "Alhamdulillah, kondisi inflasi di Kabupaten Bogor masih di bawah -0,2 persen, dan insya Allah akan terus terjaga, kata Asmawa.
Ia menambahkan bahwa program GPM dilaksanakan dua kali dalam sebulan di 40 kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor. Program ini menawarkan 13 jenis komoditas, di antaranya adalah beras, minyak goreng, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging sapi rendang, daging sapi semur, daging ayam ras, dan gula pasir.
Gerakan pangan murah ini dilaksanakan di seluruh Kecamatan Kabupaten Bogor, namun acara yang dihadiri oleh pengurus pusat Tim Penggerak PKK berlangsung di Klapanunggal. Hal ini dianggap sebagai sebuah kehormatan bagi pemerintah setempat.
Asmawa juga menyampaikan terima kasih kepada semua pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan GPM, termasuk Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Perumda Pasar Tohaga, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, dan Perum Bulog.
Dia berharap kondisi inflasi di Kabupaten Bogor tetap dapat terjaga, sehingga masyarakat dapat memiliki akses yang luas terhadap kebutuhan dasar berkualitas dengan harga yang terjangkau.
ANTARA
Ketua Umum PKK Apresiasi Program Pangan Murah di Bogor
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
DPRD Kotim Dorong Anggaran Rp3,3 M untuk Laboratorium Lingkungan demi Optimalkan PAD
Leli/Osrita Raih Perunggu para Tenis Meja Ganda Putri WD10
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Komentar (0)
Memuat komentar…







