BORNEONEWS, Buntok - Bupati Barito Selatan (Barsel) HM Farid Yusran secara resmi mengukuhkan Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) se Barito Selatan di GPU Jaro Pirarahan, Buntok, Selasa (9/8/2016).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekda Barsel Edi Kristianto, Ketua TP PKK Hj Yangsi Hartini, kepala BPMD Barsel Surya Thano dan ratusan aparat desa se-Barito Selatan.
Dalam kesempatan itu Farid Yusran mengatakan, pembentukan FKKD tersebut sebagai wadah untuk mempererat hubungan silaturrahmi dan kerjasama antarkepala desa (Kades) di wilayahnya.
"Dalam proses pembangunan desa, kades tentunya tidak hanya bekerja sendiri, akan tetapi akan di bantu oleh pemerintah kabupaten dan pusat. Karena ini sudah menjadi program Jokowi," ujarnya.
Ia juga menekankan, dana yang sudah disalurkan kepada seluruh aparat desa, hendaknya jangan sampai disalah gunakan, apalagi untuk kepentingan pribadi. Sebab tujuan pemerintah untuk menyalurkan dana tersebut adalah untuk pembangunan desa secara merata.
"Saya sangat tidak ingin dikemudian harinya, mendengar ada aparat desa yang tersandung dengan hukum, karena masalah penyalah gunaaan wewenang terhadap dana desa," ujarnya.
Semetara itu ketua FKKD Barsel Fran Sasenoh kepada media ini mengatakan, dengan dibentuknya FKKD tersebut, pihaknya akan lebih mudah melakukan komonikasi dan koordinasi sesama Kades, baik dalam menyelesaikan masalah yang ada kaitannya dengan roda pemerintahan desa, maupun pada masalah pembangunan dan masyarakatnya.
"Setidaknya, melalui forum ini, kami akan selalu bekerjasama dan saling memberikan masukan serta saling mengingatkan terkait dengan tugas dan wewenang Kades dalam mengelola pemeritahan desa," tandasnya. (LAILY MANSYUR/m)








