BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar), menggelar kegiatan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 31, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu, 25 September 2024.
Kegiatan yang dileading sektori oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kobar, ini merupakan rangkaian puncak dari beberapa kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan.
Harganas ke 31 ini mengangkat tema 'Keluarga Berkulaitas Menuju Indonesia Emas, Untuk Mewujudkan Keluarga Sejahtera dan Sentosa, di Pemkab Kobar dihadiri oleh Pj Bupati Kobar Budi Santosa, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng, Kepala DP3AP2KB, jajaran SOPD Kobar, Unsur Forkompinda Kobar, PKK Se Kobar, Camat dan Kades se Kobar, Lembaga Vertikal, Perbankan, Duta Genre dan tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan yang pertama, Kepala DP3AP2KB Kobar Agus Basra, menyampaikan melalui momentum ini, untuk komitmen bersama mewujudkan terciptanya keluarga yang tangguh dan sejahtera, dalam menyongsong Indonesia Emas tahun 2024.
"Melalui berbagai kegiatan dan program yang sudah kita laksanakan, kemudian bersamaan dengan momenrum Harganas ke 31, menjadi tanda Pemkab Kobar komitmen bersama mewujudkan generasi hebat menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Dalam kegiatan yang berlangsung meriah ini, DP3AP2KB Kobar juga memberikan penghargaan kepada instansi vertikal yang telah mendukung terlaksananya program Bangga Kencana.
Dalam kesempatan yang sama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng, Jeanny Yola Winokan menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kobar dan Dinas P3AP2KB, atas kinerja dan prestasinya yang dinilai sukses menjalankan program keluarga berencana dan upaya penurunan stunting.
"Banyak program yang sukses dilaksanakan oleh DP3AP2KB dibawah pimpinan pak Agus. Beliau merupakan senior dan programnya juga selalu matang. Seperti kegiatan kali ini, tidak hanya anaknya yang menjadi duta Genre, tetapi orang tuanya juga terlibat," ujarnya.
Salah satu program yang mendapat apresiasi dan mendapat apresiasi, yaitu program pengadaan air bersih untuk upaya penanganan Stunting, bekerjasama dengan TNI.
"Dengan adanya air bersih, dan semakin banyak keluarga mengkonsumsinya, maka tercipta keluarga sehat dan angka stunting akan turun. Ini adalah program jangan panjang, dan semoga ini bisa di tiru di daerah lain," tuturnya. (DANANG/H)









