BANTEN –
**Borneonews - Tangerang**, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang telah melaksanakan program literasi statistik yang ditujukan kepada pegawai kecamatan dan kelurahan. Kegiatan ini berkaitan erat dengan upaya pengembangan *satu data* Indonesia yang lebih baik. Kepala Bidang Statistik dan Pemberdayaan TIK, Anton Riyanto, menyampaikan bahwa literasi statistik dilaksanakan secara bergantian di setiap kecamatan. Program ini melibatkan berbagai peserta, termasuk Kepala Seksi Tata Pemerintahan dari kecamatan dan kelurahan, serta operator atau admin website yang ada di masing-masing kecamatan dan kelurahan. Untuk mendukung program ini, Diskominfo Kota Tangerang dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang berperan sebagai narasumber. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan statistik di tingkat kecamatan dan kelurahan, sehingga mereka dapat menghasilkan data yang berkualitas dan sesuai. Melalui program ini, diharapkan juga dapat meningkatkan pemahaman literasi statistik, menerapkan standar statistik secara merata, serta mengoptimalisasi data yang ada. Tujuannya adalah untuk menciptakan agen-agen statistik yang mumpuni. Anton mengungkapkan, "Akhirnya, kita ingin mewujudkan tata kelola statistik yang baik di tingkat kelurahan yang sejalan dengan manajemen data yang efektif. Ini termasuk juga untuk data statistik sektoral dan untuk mendukung pengembangan *Satu Data Indonesia*," ujarnya dalam keterangannya. Selama kegiatan, para peserta tidak hanya mengikuti teori, tetapi juga melakukan praktik. Mereka diberikan pelatihan mengenai cara publikasi data di website kecamatan dan kelurahan masing-masing. Termasuk di dalamnya adalah cara membuat infografis yang dapat ditampilkan di situs mereka. “Ini merupakan roadshow yang diadakan di seluruh kelurahan dan kecamatan di Kota Tangerang, yang dibagi menjadi lima kelompok. Hari ini kita melaksanakan batch pertama di Kecamatan Karawaci dan Kecamatan Tangerang,” imbuh Anton. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemanfaatan data statistik di daerah. ANTARA