**Borneonews - Kabupaten Bekasi**, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, telah melakukan penyerahan bonus kepada para atlet yang berhasil meraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumatera Utara yang berlangsung pada tahun 2024. Tindakan ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para atlet dalam mengharumkan nama daerah.
Acara penyerahan bonus ini berlangsung secara simbolis dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-41 yang diselenggarakan di Cikarang Bekasi pada malam hari Selasa, 23 September. Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, menyampaikan komitmennya untuk menghitung secara menyeluruh, termasuk bonus untuk atlet-atlet Peparnas yang baru saja berangkat menuju Solo. Ia menambahkan, tidak akan ada perbedaan dalam nilai bonus antara atlet PON dan atlet disabilitas.
Dalam pernyataannya, Dedy Supriyadi mengatakan bahwa sesuai dengan janji pemerintah daerah, besar bonus untuk medali emas PON 2024 akan mencapai Rp100 juta, untuk perak Rp75 juta, dan untuk perunggu sebesar Rp50 juta. Pada kesempatan yang sama, dia juga menyampaikan bahwa bonus akan diberikan kepada pelatih dengan besaran Rp40 juta untuk medali emas, Rp30 juta untuk perak, dan Rp20 juta untuk perunggu. Seluruh pajak yang berkaitan dengan bonus ini akan ditanggung oleh pemerintah daerah.
Dedy Supriyadi menjelaskan bahwa pihaknya berupaya untuk merealisasikan penyaluran bonus pada triwulan pertama tahun 2025, yang akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing atlet dan pelatih. Sama seperti pencairan bonus atlet Porprov 2022, kami akan segera mencairkannya, dan ini menjadi prioritas kami, apalagi atlet-atlet kami telah memberikan kontribusi besar dalam membawa Jawa Barat meraih *hattrick* juara PON, ucapnya.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, mengatakan bahwa peringatan Haornas ke-41 tahun 2024 akan digelar dengan konsep *Gala Dinner*. Konsep ini berbeda dari tahun sebelumnya dan bertujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan antara pemerintah, pelatih, serta atlet.
Iman Nugraha juga mengungkapkan bahwa Disbudpora Kabupaten Bekasi telah melaksanakan program Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD). Program ini mencakup empat disiplin olahraga, yaitu badminton, taekwondo, renang, dan angkat besi. Kami berharap program tersebut dapat menciptakan atlet muda dan melahirkan bibit baru atlet profesional, sejalan dengan instruksi dari pemerintah pusat yang meminta pemerintah daerah melakukan pembinaan setidaknya pada satu cabang olahraga, katanya.
Peringatan Haornas ke-41 tingkat Kabupaten Bekasi juga menjadi momen untuk melepas atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) yang akan berlaga dalam Pekan Paralimpik Nasional atau Peparnas XVII yang berlangsung di Kota Surakarta tahun 2024.
ANTARA
Pemkab Bekasi Serahkan Bonus Atlet PON XXI Sebagai Apresiasi
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
2 Gol Injury Time Bawa Inter Milan Comeback 2-1 atas Fiorentina
Timnas Indonesia U15 Telan Kekalahan 0-3 dari Wales
Adam Alis Cetak Gol Penentu Kemenangan Persib atas Garudayaksa 2-1
Hujan Perdana Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
Komentar (0)
Memuat komentar…






