**Borneonews - Mataram**, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tengah mempersiapkan pelantikan Duta Baca Mataram. Ini merupakan langkah strategis untuk mendorong masyarakat agar lebih gemar membaca dan mengkampanyekan budaya membaca di kalangan semua lapisan masyarakat.
Kepala Diarpus Kota Mataram, Jemmy Nelwan, menjelaskan bahwa pemilihan Duta Baca Mataram merupakan bagian dari program yang diinisiasi oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Sosok Duta Baca diharapkan dapat menjadi inspirator dan ujung tombak dalam kampanye tentang budaya membaca yang semakin perlu disebarluaskan.
Saat ini, proses seleksi untuk calon Duta Baca Mataram masih berlangsung, dan salah satu kandidatnya adalah Ketua TP PKK Kota Mataram. Duta Baca yang terpilih nantinya diharapkan dapat menjalin kemitraan dengan pemerintah kota, serta berperan aktif dalam upaya meningkatkan minat baca di masyarakat. Mereka akan memanfaatkan berbagai saluran informasi, baik media cetak, elektronik, maupun *media sosial*, dalam melakukan kampanye ini.
Pengukuhan Duta Baca Mataram direncanakan pada bulan Desember 2024. Acara ini akan diintegrasikan dengan peluncuran program perpustakaan digital dan peresmian gedung baru Diarpus Mataram yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan.
Di samping itu, Jemmy mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya belum bisa memberikan data pasti mengenai persentase minat baca masyarakat. Sebab, untuk mengetahui data tersebut dibutuhkan penghitungan dengan metode yang spesifik dan sejumlah indikator yang memadai.
Namun, ada indikasi positif terkait peningkatan minat baca yang dapat dilihat dari peningkatan kunjungan masyarakat ke perpustakaan. Kini, rata-rata kunjungan di Perpustakaan Kota Mataram mencapai 100 hingga 150 orang setiap hari, bahkan jumlah itu bisa melampaui 200 pengunjung pada hari-hari tertentu. Di Taman Baca Masyarakat (TBM), jumlah pengunjung juga mencapai 30 orang per hari.
Jemmy mencatat bahwa di tahun-tahun sebelumnya, ketika perpustakaan beroperasi di gedung lama, jumlah kunjungan harian hanya berkisar antara 30 hingga 50 orang. Salah satu faktor yang mendukung tingginya angka kunjungan saat ini adalah kenyamanan dan keamanan dari gedung baru Perpustakaan Kota Mataram yang lebih representatif.
Dengan rencana peluncuran perpustakaan digital pada Desember 2024, diharapkan jumlah kunjungan ke perpustakaan bisa meningkat hingga dua kali lipat. Pada akhir tahun 2023, Diarpus Kota Mataram mencatatkan koleksi buku mencapai sekitar 68.000 eksemplar dengan berbagai judul, baik fiksi maupun non-fiksi, sebagai upaya untuk memperkuat literasi di masyarakat. Jumlah tersebut juga mencakup koleksi yang tersedia di beberapa TBM yang ada.
ANTARA
Dinas Kearsipan Mataram Siapkan Duta Baca untuk Kampanye Budaya Membaca
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







