JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai bahwa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi di masa depan. Dalam pandangannya, peran KEK sangat signifikan untuk mempercepat laju perekonomian negara. Pemerintah telah meresmikan tujuh KEK baru, yang menandai langkah besar dalam memperluas area investasi di Indonesia. "Dengan adanya *special economic zone* (KEK), kami memperkirakan dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, pertumbuhan ekonomi akan semakin melesat. Baru-baru ini, kami berhasil menambah tujuh KEK, sehingga totalnya kini menjadi 29 dari sebelumnya 22. Kami optimis ini dapat mempercepat pertumbuhan yang kami inginkan," ungkap Airlangga dalam sebuah konferensi pers di Jakarta. Lebih lanjut, Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus juga telah menyetujui usulan untuk membentuk enam KEK baru serta memperluas KEK Nongsa yang terletak di Batam. "Semua usulan ini akan segera kami siapkan regulasinya, dan kami menargetkan agar Peraturan Pemerintah (PP) terkait dapat diselesaikan pada minggu kedua bulan Oktober 2024," terang Airlangga saat menghadiri Sidang Dewan Nasional KEK. Dewan Nasional akan memberikan rekomendasi kepada Presiden terkait penetapan PP untuk enam KEK yang baru dan penambahan area KEK Nongsa. Ini merupakan bagian dari strategi komprehensif pemerintah dalam mendorong investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Dengan total target nilai investasi yang diperkirakan mencapai Rp1.089,84 triliun, pengembangan KEK diharapkan dapat menciptakan lebih dari 14 juta lapangan kerja baru. Sekretariat Jendral Dewan Nasional KEK mencatat bahwa realisasi investasi di KEK sejak dimulainya hingga semester I tahun 2024 telah mencapai Rp205,2 triliun. Plt Sekretaris Jendral Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin, menyatakan bahwa hingga semester I tahun ini, KEK telah menyerap sekitar 132.227 tenaga kerja. Hal ini menunjukkan dampak positif yang signifikan dari pengembangan KEK terhadap penyerapan tenaga kerja di Indonesia. ANTARA