JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) telah menjalin kerja sama dengan Unit Usaha Syariah PT Penjaminan Kredit Daerah Jakarta, atau yang lebih dikenal dengan Jamkrida Jakarta. Kerjasama ini bertujuan untuk memperluas akses terhadap layanan *bank garansi* yang berbasis syariah. Komitmen kolaboratif ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Anna Kristanty, yang menjabat sebagai Senior Vice President untuk Kelompok Internasional dan Lembaga Keuangan BSI, serta Agus Supriadi selaku Direktur Utama Jamkrida Jakarta. Acara penandatanganan tersebut berlangsung di Jakarta pada hari Rabu. Anna menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat untuk kedua belah pihak, melainkan juga untuk masyarakat luas, terutama bagi para kontraktor yang memerlukan layanan *bank garansi* berbasis syariah. Ia memperkirakan bahwa potensi nilai proyek pemerintah yang dapat terlayani melalui kerja sama ini mencapai lebih dari Rp500 miliar. Kerja sama ini juga diharapkan dapat memberikan dukungan kepada lebih dari 2.000 perusahaan travel haji dan umrah di Indonesia. Anna menambahkannya, bahwa layanan *bank garansi* merupakan hal penting bagi perusahaan-perusahaan tersebut dalam menjalankan operasi mereka. Untuk menjelaskan lebih lanjut, layanan *bank garansi* pada dasarnya adalah jaminan pembayaran yang diberikan oleh bank kepada pihak penerima jaminan (*beneficiary*), jika pihak yang dijamin (*applicant*) gagal memenuhi kewajiban atau mengalami *wanprestasi*. Layanan ini mencakup berbagai jenis jaminan, seperti garansi penawaran, uang muka, pelaksanaan, pemeliharaan, penyelenggaraan haji khusus dan umrah, serta Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Dalam konteks ini, layanan tersebut juga memberikan rasa aman kepada pemberi kerja yang menjalankan proyek. Agus Supriadi juga menambahkan bahwa kerja sama ini akan membuka jalan bagi sinergi lebih lanjut dalam mendukung pemerintah, khususnya dalam menjamin pelaksanaan proyek-proyek strategis yang berbasis pada prinsip syariah. "Kami berharap bahwa kolaborasi ini dapat mempercepat proses bisnis untuk para nasabah dengan aman dan bertanggung jawab, serta berkontribusi dalam pengoptimalan potensi ekonomi masyarakat secara keseluruhan," ungkap Agus. ANTARA