BANDUNG –
**Borneonews - Kabupaten Bandung**, Kepolisian Resor Kota Bandung tengah menangani laporan mengenai penganiayaan yang terjadi pada petugas keamanan stadion atau *steward* oleh suporter Persib Bandung. Insiden tersebut terjadi usai pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat pada tanggal 23 September. Kepala Polresta Bandung, Komisaris Besar Polisi Kusworo Wibowo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait tindakan kekerasan yang dilakukan oleh *bobotoh*, sebutan bagi suporter Persib. Akibat penganiayaan tersebut, sembilan orang *steward* mengalami luka-luka. Dari keterangan yang diperoleh, Kusworo menyatakan bahwa delapan dari sembilan korban telah dimintai keterangan, sementara satu orang *steward* masih berada dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Oto Iskandar Dinata (Otista) di Soreang, Kabupaten Bandung, karena mengalami cedera di bagian kepala. "Kami masih memantau kondisi satu *steward* tersebut, yang mengeluh pusing dan saat ini masih dirawat di rumah sakit," ungkap Kusworo. Kapolresta menambahkan bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus pengeroyokan yang melibatkan sejumlah *bobotoh* terhadap puluhan *steward* pada saat pertandingan tersebut. "Dari hasil penyelidikan awal, kami sudah mengidentifikasi beberapa pelaku. Kami akan terus melakukan pendalaman agar dapat memastikan identitas dari mereka yang terlibat," kata Kusworo. Juga dilaporkan bahwa barang bukti yang ditemukan akan digunakan sebagai alat bukti dalam upaya mengungkap kejadian penganiayaan tersebut. Proses penyelidikan berlangsung dengan memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan bukti-bukti, dan berusaha menentukan identitas para pelaku kekerasan itu. Kusworo menjelaskan bahwa kericuhan berlangsung singkat, hanya sekitar lima hingga sepuluh menit. Anggota TNI dan Polri pun segera bertindak untuk melerai situasi tersebut dan mengarahkan para suporter kembali ke tempat duduk mereka di tribun. "Meskipun terjadi kericuhan, tindakan cepat dari TNI dan Polri berhasil memastikan bahwa situasi segera aman, tanpa adanya korban lebih lanjut di dalam stadion. Proses pengamanan berlangsung dengan baik," tutupnya. ANTARA