**Borneonews - Bandung**, Menteri Sosial Saifullah Yusuf melakukan kunjungan kerja ke posko utama penanganan bencana di Desa Cibereum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung Barat, pada hari Rabu. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung proses penyaluran bantuan bagi korban yang terdampak gempa.
Saifullah Yusuf hadir didampingi oleh Penjabat Bupati Bandung Barat, Dickky Achmad Sidik, serta pejabat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB.
Dalam sambutannya, Menteri Sosial menyampaikan bahwa Presiden dan Prabowo Subianto, calon presiden terpilih, memberikan perhatian yang besar terhadap penanganan bencana seperti yang terjadi di wilayah ini. Atensi tersebut menggerakkan semua elemen yang tergabung dalam pilar sosial untuk memberikan bantuan.
Sejak gempa melanda, Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp3,05 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp2,9 miliar dialokasikan untuk penanganan bencana, sementara Rp150 juta digunakan untuk santunan bagi ahli waris dan korban yang mengalami luka.
Pihak Kementerian juga telah memberikan santunan kepada satu ahli waris dari korban yang meninggal dunia dengan nilai Rp15 juta, dan 27 korban luka telah menerima masing-masing Rp5 juta. Selain itu, berbagai bantuan logistik telah disalurkan, antara lain tenda, kasur, selimut, dan paket makanan. Secara keseluruhan, 31 unit tenda serba guna, 131 tenda keluarga portable, serta lebih dari 2.000 paket makanan telah dikirimkan ke lokasi pengungsian.
Untuk memastikan keamanan dan keberlanjutan proses pendidikan, Kementerian Sosial bersama Tim Shelter Tagana Indonesia telah mendirikan sekolah darurat di delapan lokasi yang terkena dampak. Dapur umum lapangan yang beroperasi sejak 19 September di Kecamatan Kertasari juga telah memproduksi 6.000 nasi bungkus setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan pangan para penyintas.
Selain itu, pemasangan instalasi listrik dan fasilitas sanitasi di lokasi pengungsian terus dilakukan agar kondisi di tempat tersebut dapat meningkat. Dukungan psikososial menjadi fokus utama untuk membantu mengurangi trauma yang dialami oleh para penyintas pascabencana.
Hingga saat ini, para penyintas masih tinggal di tenda-tenda yang dilengkapi dengan fasilitas seperti lampu dan kipas angin untuk kenyamanan mereka. Dalam pernyataannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mendukung upaya pemulihan bagi masyarakat yang terkena bencana.
Menteri juga menambahkan, harapan utama para korban adalah percepatan perbaikan rumah yang rusak akibat gempa, yang saat ini menjadi prioritas bagi pihaknya.
Gempa yang disebabkan oleh aktivitas Sesar Garut Selatan (Garsela) ini memiliki magnitudo 4,9 dan berdampak pada 30 desa di delapan kecamatan dalam Kabupaten Bandung Barat, dengan total warga yang terpengaruh mencapai 45.325 jiwa dari 11.681 Kepala Keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.229 jiwa terpaksa mengungsi, dan satu warga dilaporkan meninggal dunia.
Berdasarkan laporan terkini dari Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 6.126 unit rumah mengalami kerusakan, di mana 894 unit di antaranya mengalami kerusakan berat, 1.696 unit mengalami kerusakan sedang, dan 3.536 unit mengalami kerusakan ringan. Selain itu, sarana pendidikan yang rusak sebanyak 91 unit, sarana ibadah 96 unit, termasuk 12 unit sarana kesehatan seperti puskesmas, serta 27 fasilitas umum seperti pasar dan lainnya juga turut terdampak.
ANTARA
Penyaluran Bantuan Gempa Kabupaten Bandung, Menteri Sosial Tinjau Langsung
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Komentar (0)
Memuat komentar…







