**Borneonews - Istanbul**, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon telah menyampaikan pandangannya mengenai konflik yang berkepanjangan antara Palestina dan Israel. Dalam pidatonya pada Sidang Umum ke-79 PBB yang berlangsung di New York, Rahmon menyatakan bahwa penyelesaian permasalahan ini tidak dapat dicari melalui pendekatan militer.
Konflik yang terus berlanjut ini menjadi perhatian serius bagi Tajikistan. Rahmon berpendapat bahwa solusi yang efektif seharusnya mengacu pada resolusi PBB yang menyerukan pembentukan Negara Palestina merdeka berdasarkan batas-batas yang ditetapkan pada tahun 1967.
Tragedi yang terjadi di kawasan ini telah menunjukkan dengan jelas bahwa solusi militer bukan jalur yang tepat untuk penyelesaian konflik Palestina, tegas Rahmon dalam pernyataannya. Presiden Tajikistan ini juga mengharapkan bahwa semua pihak yang terlibat dapat segera mengambil langkah untuk mengimplementasikan gencatan senjata serta memulai dialog damai.
Di samping itu, Rahmon menyerukan kepada komunitas internasional untuk melakukan tindakan yang efektif guna memulihkan stabilitas yang berkelanjutan di wilayah Palestina. Sejak serangan yang dilancarkan oleh kelompok Hamas pada 7 Oktober tahun lalu, Israel telah melakukan serangkaian serangan yang sangat brutal terhadap Gaza. Serangan tersebut telah mengakibatkan kematian hampir 1.200 warga Israel, meskipun Dewan Keamanan PBB telah mengeluarkan resolusi yang menyerukan gencatan senjata segera.
Menurut data yang diperoleh dari otoritas kesehatan di Gaza, serangan yang dilakukan oleh Israel telah merenggut nyawa sekitar 41.400 warga Palestina, termasuk banyak di antaranya adalah wanita dan anak-anak, serta melukai lebih dari 95.700 individu. Ketegangan semakin meningkat antara Hizbullah dari Libanon dan Israel, di tengah serangan lintas batas yang kian intens, yang berpotensi memicu perang skala besar di kawasan tersebut.
Selain mengenai Palestina, Rahmon juga menyoroti situasi di Afghanistan, dengan harapan agar negara tersebut bisa mencapai perdamaian dan stabilitas yang berkelanjutan. Dia menegaskan bahwa Tajikistan berkomitmen untuk berpartisipasi dalam upaya pembangunan di berbagai aspek kehidupan masyarakat Afghanistan.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Tajikistan senantiasa siap memberikan kontribusi terhadap kebangkitan dan pengembangan beragam sektor kehidupan damai di negara tersebut, ungkapnya. Rahmon juga menyampaikan seruan kepada masyarakat internasional untuk memberikan bantuan kepada rakyat Afghanistan, guna mencegah terjadinya krisis kemanusiaan, terutama di daerah-daerah yang mengalami bencana alam.
ANTARA
Presiden Tajikistan Serukan Solusi Damai untuk Konflik Palestina
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hujan Deras Guyur Sejumlah Lokasi di Taman Nasional Tanjung Puting
Sukardi Gau: Bahasa Indonesia Jadi Pemersatu di Tengah Keberagaman, Kalteng Punya 30 Bahasa Daerah
Putin Bantah Tudingan Rusia Provokasi Demonstrasi di Kawasan Eropa
Semarak Bulan Bahasa Digelar Serentak di 30 Balai Bahasa, Kalteng Angkat Seni dan Sastra
Shin Tae-yong Bersimpati Terhadap Pelatih Super League yang Dipecat
PSMS Medan Bungkam PSIS Semarang 2-1
Komentar (0)
Memuat komentar…







