**Borneonews - Banjarmasin**, Badan Karantina Indonesia (Barantin) berinisiatif untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dengan tujuan mempercepat ekspor produk pangan di Kalimantan Selatan (Kalsel). Wilayah ini memiliki potensi besar yang dapat terus dikembangkan.
Plt Sekretaris Utama Barantin, Bambang Wahyu Dwiantoro, menekankan pentingnya sinergi antara semua pihak. Hal ini bertujuan agar setiap pihak dapat saling mendukung serta memahami regulasi terkait ekspor produk pangan, terutama yang menjadi tanggung jawab Barantin dalam penerbitan sertifikasi kesehatan.
Dalam pembukaan Focus Group Discussion yang melibatkan pemerintah daerah, instansi terkait, dan pelaku usaha, Bambang menjelaskan bahwa Kalsel memiliki banyak produk unggulan untuk ekspor. Beberapa di antaranya adalah kelapa sawit, karet, kopi, arwana, kepiting, sarang burung walet, kayu gaharu, udang, serta ikan tangkap. Namun, ia menekankan bahwa kuantitas produk tersebut perlu ditingkatkan untuk memenuhi jaminan mutu pangan yang sesuai dengan standar internasional.
Bambang menegaskan bahwa para eksportir harus memperhatikan kualitas produk pangan agar sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh negara tujuan ekspor. Ini menjadi aspek krusial dalam menjaga daya saing produk di pasar internasional.
Lebih jauh, Bambang juga membahas peran strategis Kalsel dalam penerapan *One Borneo Quarantine System* yang berfungsi untuk memberikan perlindungan optimal bagi sumber daya alam hayati di Pulau Kalimantan. Program ini mengajak kerjasama antara Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam untuk membentuk sistem karantina terintegrasi.
Konsep satu sistem karantina ini diharapkan dapat memberikan aturan yang sama bagi ketiga negara dalam pengelolaan karantina hewan, ikan, tumbuhan, serta produk turunannya, termasuk dalam aspek lalu lintas antarnegara.
Di sisi lain, Gubernur Kalimantan Selatan, yang diwakili oleh Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kalsel, Ahmad Bagiawan, menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan oleh Barantin untuk mempercepat ekspor sejalan dengan upaya daerah dalam mempromosikan produk-produk dari sektor pertanian, perikanan, dan industri kecil menengah.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas komitmen Barantin, melalui Balai Karantina Kalsel, dalam menjembatani akses ekspor produk pangan. Ini dilakukan melalui pemenuhan standar dan persyaratan yang sesuai dengan pasar internasional, khususnya bagi setiap negara tujuan.
ANTARA
Sinergi Lintas Sektor, Akselerasi Ekspor Pangan Kalsel
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Atletico Madrid Menang Tipis 1-0 atas Deportivo Coruna
Kapolres Seruyan Tinjau Posko Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting
Kimi Antonelli Pole Position di GP Amerika Serikat 2026
Cuaca Buruk Batalkan Balapan Moto2 dan Moto3 GP Australia
BMKG: Waspadai Peningkatan Suhu di Siang Hari saat Peralihan Musim
Jangan Nekat Buang Sampah Sembarangan! Kelurahan MB Hilir Siap Tindak Pelanggar
Komentar (0)
Memuat komentar…







